Skip to main content
x

Berkah Rempah Ditengah Wabah Covid-19

Tak hanya kepanikan yang dialami oleh warga, pandemi Covid-19 juga ternyata juga memberi berkah bagi produsen minuman herbal, pasalnya salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menghindari paparan virus corona adalah dengan menjaga imunitas tubuh agar tetap sehat.

Diberbagai kesempatan, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), mengintruksikan kepada seluruh jajaranya baik ditingkat pusat maupun daerah untuk terus melakukan pengembangan tanaman herbal yang memiliki nilai ekonomis dan manfaat tinggi khususnya di tengah situasi pandemic seperti saat ini.

“Salah satu upaya yang dapat dilakukan seseorang adalah dengan rutin minum jamu atau herbal. Banyak bahan alami yang berasal dari bumi ini dan diyakini mampu meningkatkan kekebalan tubuh atau daya tahan tubuh,” ungkap SYL.

Salah satu Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara yang produk unggulanya adalah minuman herbal yaitu P4S Ritey Indah dibawah pimpinan Ketsi Pojoh yang saat ini kecipratan untung ditengah wabah Covid-19, dimana menurut penuturan Ketsi produk yang dihasilkan oleh P4S cukup banyak pesanan yang datang baik dari dalam kabupaten maupun luar kabupaten.

“Sejak 3 bulan terakhir ini kami banyak mendapatkan orderan minuman herbal yang kami produksi baik itu teman-teman ataupun masyarakat luar yeng mengingkinan produk kami ini sebab minuman yang dibuat dari rempah-rempah diyakini dapat menangkal serangan virus corona ini. Selain produk untuk dijual juga dibagikan kepada warga sekitar sebagai ulur kasih kami dalam usaha menjaga kesehatan bersama ” ujar Ketsi lagi.

Lantaran jumlah permintaan yang meningkat, produksi juga lebih banyak, yang biasanya sebelum wabah ini ada dalam seminggu hanya sekali produksi, namun untuk saat ini bisa 2-3 kali produksi dalam seminggu, itupun masih banyak di tolak pesanannya dikarenakan kapasitas mesin produksi yang terbatas dan keterbatasan bahan baku yang hanya menghadalkan hasil kebun sendiri.

P4S Retey Indah juga fokus pengolahan hasil pertanian banyak produk yang dihasilkan diantaranya  minyak kelapa atau virgin coconut oil  (VCO), minyak urut, cuka kelapa, aneka tepung baik dari pisang, singkong serta talas dan tentunya minuman herbal, salah satu yang banyak permintaan untuk saat ini yaitu poduk minuman herbal dengan label TEMUKAB.

Minuman TEMUKAB yang dihasilkan P4S Retey Indah tersebut berupa serbuk siap saji yang sangat praktis dinikmati bercitarasa khas rempah dan menyehatkan. Karena semua produk dan jenis minuman yang dihasilkan ini diolah secara alami tanpa bahan pengawet.

“Selain memproduksi olahan hasil pertanian kami P4S juga tidak melupakan tupoksi kami sebagai lembaga swadaya dalam meningkatkan kesejahteraan petani, sehingga kami tetap menjalankan pembinaan dan pembingbingan kelompok tani binaan kami agar tetap bekerja walaupun wabah covid-19 ini merebak dengan cara tetap menerapkan protokol kesehatan saat turun ke lapangan seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin cuci tangan,” lanjutnya.

Sejalan dengan itu  Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi, mengatakan bahwa  masalah pangan dan olahannya adalah masalah yang sangat utama yang menentukan hidup matinya  suatu bangsa, dimana petani tetap semangat tanam, olah dan panen. Hal ini membuktikan pertanian tidak pernah berhenti ditengan wabah Covid-19  dan meminta kepada para penyuluh pertanian  maupun swadaya untuk tetap bekerja mendampingi para petani. (Mahardika/ Yeniarta)