Bangkitkan Kejayaan Bawang Putih Sembalun Melalui Diklat Tematik

Kabupaten Lombok Timur khususnya Kecamatan Sembalun, memiliki potensi luar biasa untuk dikembangkan menjadi sentra bawang putih. Berada di kaki Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Timur, keindahan panoroma alamnya banyak dijadikan sebagai tujuan wisata, Sembalun menyimpan berbagai kekayaan dan potensi, terutama holtikultura, juga menjadi pemasok utama berbagai jenis sayuran di seluruh pasar tradisional di NTB. Di era pemerintahan Presiden Soeharto, 1990, Kecamatan Sembalun selain menjadi penghasil utama berbagai jenis sayuran, oleh Pemerintah Pusat ditetapkan menjadi salah-satu daerah sentra penghasil bawang putih dan bawang merah.

Tahun 1980-1990 menjadi periode kejayaan bawang putih Sembalun, sebagai sentra produksi bawang putih terbesar di Indonesia. Sayangnya,  potensi Sembalun tersebut tertutup oleh berubahnya fungsi lahan pertanian dari bawang putih ke komoditas yang dianggap lebih menjanjikan oleh masyarakat setempat.

Kementerian Pertanian berkomitmen bersama dengan Kementerian BUMN, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, untuk mendukung upaya peningkatan produksi bawang putih dan membangkitkan kembali kejayaan bawang putih di Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Luas lahan yang dibutuhkan untuk Indonesia bisa swasembada bawang putih hanya 60 ribu hektare. Cukup beralasan ketika Sembalun ditetapkan sebagai lumbung bawang putih nasional bagi pemerintah pusat. Sembalun memiliki  10.000 hektar lahan potensial. Selain bawang putih, berbagai tanaman holtikultura juga dikembangkan di daerah ini. Lombok Timur memiliki kontribusi sebesar 52% terhadap luas panen nasional. 

Permasalahan mendasar karena masih sebagian kecil saja lahan yang masih digarap karena faktor ketersediaan benih dan sumber daya manusia. Oleh karena itu BBPP Ketindan mempunyai target pengawalan terhadap komoditas bawang putih tersebut. Kabupaten Lombok Timur meruapakan salah satu  wilayah binaan kerja BBPP Ketindan. Sejumlah 660 orang akan dilatih mengikuti diklat tematik dari unsur petani dan P4S serta didampingi petugas/ penyuluh di Kabupaten Lombok Timur dan beberapa dilaksanakan di Sembalun, terkait diklat tematik bawang putih. Saat ini telah disiapkan lahan seluas 500 hektar dengan ketersediaan bawang putih di lokasi 350 ton. Benih bawang putih di Kecamatan Sembalun rencana akan dipanen dalam waktu dekat. 

Peningkatan kualitas SDM yang mumpuni akan membawa perbaikan yang signifikan disamping dengan ketersediaan sarana prasarana dan benih yang berkualitas. Pemerintah secara terpadu akan memberikan berbagai ragam fasilitas dan bantuan seperti benih, alsintan dan akses pembiayaan melalui Kartu Tani. Dan untuk mempercepat pengolahan tanah dan mendukung ketersediaan air, Kementerian Pertanian memberikan bantuan yang dibutuhkan petani seperti traktor roda 4, cultivator dan pompa air. Langkah ini menjadi upaya wajib bagi pemerintah dan pihak terkait untuk mewujudkan cita-cita bersama menuju swasembada bawang putih di Indonesia.

Bagikan Artikel :