EKSTRAK DAUN KERSEN BERPOTENSI PENGGANTI ANTIOKSIDAN SINTETIK UNTUK MEMPERCANTIK KULIT

Tanaman kersen (Muntingia calabura) termasuk keluarga Elaeocarpaceae. Habitat alami tanaman ini berasal dari  negara Meksiko Selatan dan penyebaran tanaman kersen  sangat cepat sampai di wilayah daratan Asia melalui burung maka tanaman ini disebut juga hummingbirds/ aratilis. Tanaman ini mudah dijumpai  di berbagai tempat  dikarenakan mudah tumbuh  meski di lahan-lahan marginal  serta sepanjang tahun tanaman kersen dengan daunnya tumbuh hijau sering digunakan sebagai peneduh akibat sengatan sinar matahari. Dibalik manfaatnya sebagai peneduh dari sengatan sinar matahari, daun kersen mengandung senyawa aktif  bermanfaat bagi kesehatan.  Senyawa aktif terbesar terkandung daun kersen yaitu flavonoid dengan kelompok fenolnya berpotensi sebagai antioksidan alami.

Apa itu Antioksidan.......???
Antioksidan  merupakan senyawa kimia yang menyumbangkan satu atau lebih elektron ke radikal bebas sehingga reaksi radikal bebas terhambat.  Apa yang dimaksud  dengan radikal bebas...... ????  Radikal bebas adalah suatu senyawa atau molekul yang mengandung satu atau lebih elektron tidak berpasangan sehingga menyebabkan senyawa tersebut menjadi sangat reaktif mencari pasangannya dengan menyerang dan mengikat molekul yang ada disekitarnya.  Salah satu penyebab radikal bebas dalam tubuh adalah  terkena paparan asap kendaraan bermotor maka menyebabkan sering tubuh mengalami tidak sehat  dikarenakan CO2 banyak terhirup melalui hidung.

Bagaimana cara melindungi tubuh dari serangan Radikal Bebas......???
Penggunaan konsumsi pangan yang mengandung antioksidan sangat diperlukan untuk melindungi tubuh dari serangan radikal bebas dan bisa meredam akibat dampak negatif dari radikal bebasnya.  Akan tetapi ketersediaan antioksidan sinetik lebih besar daripada antioksidan alami dikarenakan mudahnya ketersediaan antioksidan sintetik yang sudah diproduksi besar-besaran serta penggunaannya pada Industri makanan dan pharmaceutical  yang dilansir oleh (EFSA,2012) seperti butylated hydroxyanisole (BHA) and butylated hydroxyl- toluene (BHT)  apabila digunakan  secara terus menerus  pada makanan yang diproduksi pada industri makanan akan berdampak tidak baik bagi tubuh.  Menurut hasil studi laboratorium dilakukan pada hewan menunjukkan kalau BHA dan BHT bisa menyebabkan kanker dan tumor serta kedua pengawet tersebut menyebabkan gangguan metabolisme pada manusia  menurut yang dilaporkan oleh Shebis et al 2013.  
Diperlukan solusi  untuk menganggulangi penggunaan antioksidan sintetik dengan mengkonsumsi antioksidan alami yang berasal dari tanaman.  Salah satunya penggunaan daun kersen dapat dikonsumsi seperti minum  teh  ataupun sebagai pembasuh kulit wajah menjadi bersinar.   

Bagaimana cara membuat ekstrak daun kersennya...???? pilihlah daun kersen tua yang direndam dengan air hangat  kemudian langsung  seduh atau basuh pada bagian tubuh luar.  Efek ekstrak daun kersen sebagai antioksidan alami  ditunjukkan dengan daya tangkap radikal bebasnya yang mencapai 97% dalam menangkal  radikal bebasnya yang dilaporkan oleh Triswaningsih, 2017.

 

Reference

Diana Triswaningsih, Sri Kumalaningsih. 2017. Estimation of Chemical Compounds and Antioxidant Activity of Muntingia Calabura Extract. International Journal of ChemTech Research. CODEN (USA): IJCRGG,    ISSN: 0974-4290,    ISSN(Online):2455-9555. Vol.10 No.3, pp 17-23, 2017

Shebis Yevgenia, David Iluz, Yael Kinel-Tahan, Zvy Dubinsky, Yaron Yehoshua. 2013. Natural Antioxidants: Function and Sources. Food and Nutrition Sciences 4, 643-649.

EFSA. 2012. Scientific Opinion on the Reevaluation of Buty- lated Hydroxytoluene BHT (E 321) as a Food Additive. EFSA Panel on Food Additives and Nutrient Sources Ad- ded to Food (ANS). European Food Safety Authority Journal 10(3), 2588.
www.efsa.europa.eu/en/efsajournal/doc/2588.pd

Bagikan Artikel :