ENGKAU PAHLAWAN

Sinis.....
Kau pandang bendera tiga warna di ujung gedung
Mengelegak, memuncah penuh amarah
Menolak kotamu berkibaran bendera Belanda

Tiada seujungpun boleh dijarah
Harapan, doa dan kemerdekaan
Menuang spirit lewat bambu runcing
Menagih jiwa congkak penduduk antah berantah

Sinis....
Kau tuang ego sekutu dalam pendaran sejarah
Tanpa basa basi dan empati
Kau injak kepala ratu dengan satu pekik
Merdeka atau mati

Sinis......
Kau lihat jembatan berbau darah merah
Bergelantungan melati pemberi negeri
Menyuguh raga, mempersunting jiwa
Dalam kedamaian anak bangsa
Warisan budaya ksatria bangsa
Negara adalah cinta

Sinis......
Kau hirup busuk  bau penerusmu
Keserakahan, ketidakbecusan, ketidakadilan
Membawa keporakporandaan  anak asuh di ujung pulau
Menusuk qolbu kemanusiaan

Tunggu...
Ada pendar kasih di ujung jemari
Semoga sebentar lagi tertuai bulir ranum tanaman
Para penduduk negeri untuk para abdi
Pendiri, pondasi dan penguat jalinan silaturahmi
Demi mewarisi janji suci  pahlawan hati
Hotel Oranje saksi heroiknya Surabaya tanpa pamrih

 

Bagikan Artikel :