MELANJUTKAN KRPL DENGAN TANAM CABAI DAN TANAMAN TOGA

Ketersediaan pangan dalam jumlah yang cukup sepanjang waktu merupakan suatu keharusan yang tidak boleh terabaikan. Kementerian Pertanian menginisiasi optimalisasi pemanfaatan pekarangan melalui konsep Rumah Pangan Lestari (RPL). RPL adalah rumah penduduk yang mengusahakan pekarangan secara intensif untuk dimanfaatkan dengan berbagai sumberdaya lokal secara bijaksana yang menjamin kesinambungan penyediaan bahan pangan rumah tangga yang berkualitas dan beragam. Selain itu, KRPL juga mencakup upaya intensifikasi pemanfaatan pagar hidup, jalan desa, dan fasilitas umum lainnya (sekolah, rumah ibadah, dan lainnya), lahan terbuka hijau, serta mengembangkan pengolahan dan pemasaran hasil.

Sejalan berkembangnya waktu, program yang telah digagas sejak tahun 2013 telah mengoptimalisasi potensi sumberdaya yang dimiliki, termasuk pekarangan, dalam menyediakan pangan bagi keluarga, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan kembali memberikan bantuan 5000 bibit cabai dan 100 tanaman toga di Desa Sumber Ngepoh, Kecamatan Lawang Kabupaten Malang. Pemberian bantuan bibit tersebut bebarengan dengan kegiatan KRPL yang dilaksanakan oleh Ketua Penggerak PKK Kabupaten Malang, Ibu Bupati Malang Hj. Yayuk Rendra Kresna bersama dengan ibu-ibu PKK dari seluruh kecamatan Lawang.

Dipilihnya Desa Sumber Ngepoh sebagai percontohan KRPL di daerah Lawang karena telah memanfaatkan dengan baik potensi sumberdaya, pemanfaatan lingkungan, menggerakan warga untuk giat berwirausaha, contohnya pembuatan batik lokal dan pengolahan hasil pertanian yang disertai pelatihan atau kursus bagi ibu-ibu rumah tangga.

Dadan Sunarsa Kepala Bidang Program dan Evaluasi BBPP Ketindan mewakili Kepala Balai memberikan bibit cabai secara simbolis kepada 5 desa di Lawang, Desa Sumber Ngepoh, Desa Mulyoarjo, Desa Turirejo, Desa Wonorejo dan Desa Kalirejo, yang diwakili oleh masing-masing Ketua PKK dari desa tersebut, juga kepada Camat Lawang. “Dengan cara memberikan bantuan bibit cabai ini, diharapkan bisa meringankan salah satu kebutuhan pangan, terutama cabai yang sering mengalami fluktuasi harga yang sangat tinggi. Jika satu keluarga mampu memanfaatkan dan memelihara tanaman cabai setidaknya 5 pohon, maka setidaknya pemenuhan kebutuhan dapur bisa dipenuhi sendiri, apalagi jika ditambah dengan tanaman toga dan tanaman sayur yang mudah dibudidayakan seperti sawi, kangkung, bayam, terong, tomat dan selada. Hal yang kelihatan kecil tersebut kalau dimanfaatkan dengan baik pasti akan mendatangkan nilai tambah bagi perekonomian keluarga apalagi jika ibu rumah tangga mau belajar pengolahan hasil pertanian yang mudah untuk dibuat pada skala rumah tangga, seperti aneka olahan keripik, cookies dan kue dari ubi jalar, ubi kayu dan tanaman lainnya,” kata Dadan dalam sambutannya.

Dan hal ini disambut baik oleh Yayuk Rendra Krisna selaku Istri Bupati dan sekaligus Ketua Penggerak PKK Kabupaten Malang, “Kerjasama ini diharapkan bisa dilanjutkan kembali dimasa berikutnya, agar kecukupan pemanfaatan pekarangan dan KRPL juga bisa berjalan optimal, “pungkas Yayuk.

Sebelum acara dilanjutkan ke lokasi pelatihan pengolahan hasil pertanian dan pembuatan batik, Dadan Sunarsa bersama rombongan Ibu Bupati dan Ibu Camat Lawang bersama perwakilan Ketua Tim Penggerak PKK dari 5 desa yang mendapatkan bantuan bibit, dilakukan penanaman bibit cabai di lahan pekarangan KRPL Desa Sumber Ngepoh.

Bagikan Artikel :