MENGOLAH NANAS MENJADI NILAI TAMBAH BAGI PETANI

Nanas merupakan buah lokal yang sangat terkenal dan menjadi unggulan Kabupaten Blitar terutama di Kecamatan Nglegok. Beberapa pengurus kelompok tani (Poktan) Lembah Kelud dari Kecamatan Nglegok didampingi petugas dan penyuluh Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Blitar sejumlah 15 orang membawa buah nanas ke Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan untuk dapat diolah menjadi kuliner yang bernilai ekonomis lebih tinggi dan memberi nilai tambah, berdaya saing, mempunyai masa simpan lebih lama dan tentu menyehatkan serta menjanjikan untuk mendongkrak perekonomian di masa depan.

            Kegiatan magang ini dibimbing oleh Dr.Diana Triswaningsih selaku widyaiswara pengampu departemen pengolahan hasil pertanian tanaman obat dan hortikultura. Sebelum melalukan kegiatan praktek terlebih dulu diterima dengan baik oleh Kepala Bagian Umum BBPP Ketindan, Dra.Tri Agustin beserta jajarannya di ruang Ganesha dan dilanjutkan penjelasan teori singkat tentang pasca panen buah nanas oleh Dr. Diana Triswaningsih. 

           Langkah selanjutnya adalah melakukan praktek membuat olahan nanas di laboratorium pengolahan hasil. Secara teknis peserta magang berjumlah 15 orang dibagi dalam tiga kelompok. Pengolahan buah nanas terdiri dari dua bagian, yaitu daging buah yang diambil ampas sertanya untuk dijadikan olahan jelly nanas dan selai, sedangkan minuman sari nanas berasal dari  air ekstrak perasan daging nanas. Peserta secara sistematis membuat olahan dengan baik. Hasil praktek olahan dibawa pulang untuk dikembangkan lebih lanjut menjadi cikal bakal ikon pengembangan perekonomian perdesaan di Kecamatan Nglegok masa depan.

        Kepala Bagian Umum BBPP Ketindan, Dra. Tri Agustin menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh petani sebagai langkah untuk meningkatkan kompetensi, keterampilan dan wawasan petani sekaligus memberi nilai tambah dalam perekonomian keluarga.

Bagikan Artikel :