PETANI JOMBANG BELAJAR PESTISIDA ORGANIK DI BBPP KETINDAN

Perkembangan populasi organisme penggangu tanaman (OPT) saat ini semakin lama semakin ramai diperbincangkan tidak hanya karena intensitas serangannya, tetapi juga karena jumlah kerugian yang ditimbulkan maupun dampak masifnya.

Oleh karena itu diperlukan solusi pengendalian yang tepat, ampuh dan ramah lingkungan. Diantara solusi tersebut adalah pengunaan pestisida berbahan dasar tanaman atau yang biasa disebut dengan pestisida nabati, asap cair dan residu penyulingan minyak atsiri.

Sebanyak 30 orang petani yang terdiri dari beberapa Gapoktan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur didampingi oleh Kepala Bidang Kelembagaan Dinas Pertanian Kabupaten Jombang melaksanakan study banding tentang pengendalain hama penyakit tanaman ke Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan. Hal ini diapresiasi oleh Kepala Dinas Pertanian Jombang, dimana salah satu dampak menurunnya produktifitas tanaman di Kabupaten Jombang disebabkan oleh serangan hama penyakit yang membabi buta. Sehingga banyak petani yang rugi karena tidak bisa mengendalikan hama penyakit yang menyerang tanaman mereka. Solusi yang sudah mereka jalankan juga belum berdampak positif. Sehingga diperlukan ilmu baru untuk menambah pengetahuan tentang pengendalian hama penyakit dengan cara alami bukan memakai bahan kimia, pungkas Kepala Dinas Pertanian, seperti yang disampaikan oleh Kepala Bidangnya.

Ketergantungan petani terhadap pestisida berbahan kimia sangat berbahaya bagi keseimbangan ekosistem. Sehingga melalui pembelajaran ini diharapkan petani bisa memanfaatkan pestisida organik dan bebas dari pestisida kimia.

Bagikan Artikel :