Seputar OJT: Mengolah Bawang Merah Menjadi Berbagai Olahan Bernilai Ekonomis Tinggi Saat Harga Menurun

Pelatihan Vokasi Pengolahan Hasil Tanaman Bawang Merah Bagi Petugas (PPL) dan Pelaku Usaha telah dilaksanakan sejak tanggal 15 Juli 2019 hingga 19 Juli 2019 di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan. Pelatihan yang diikuti oleh 60 peserta dari propinsi Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur diharapak memberi Output  dengan menciptakan job seaker dan job creator baru pada dunia usaha dan dunia industri khususnya komoditas bawang merah. Dalam hal tersebut penyelenggara pelatihan merancang pelatihan dalam bentuk On the Job Trainingyang biasa disingkat dengan OJT, dimana peserta mendapatkan materi dan mempraktekkan secara langsung di lokasi yang dikunjungi agar mendapatkan keterampilan sesuai dengan kebutuhannya.

Kali ini OJT dilakukan didaerah sentra bawang merah diwilayah Jawa Timur yaitu di Desa Tegalrejo Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo selama 2 (dua) hari yaitu pada tanggal 17-18 Juli 2019, dimana bawang merah didaerah ini sudah sangat khas dengan varietas Biru Lancor yang mempunyai aroma yang khas dan lebih tajam serta lebih memedihkan mata jika sudah di kupas dan diiris. Ciri fisik dari bawang merah varietas biru lancor adalah berwarna merah keunguan, berbentuk bulat sedikit lonjong dan umbinya padat. Tempat OJT di CV. Dua Putri Sholehah dengan owner yang bernama Nurul Khotimah sudah mengantongi berbagai prestasi yaitu Juara 1 Lomba Kelompok Usaha UP3HP Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 dalam rangka memperingati Hari Krida Pertanian ke 40. Pada tahun 2013 menjadi Juara 2 Kategori Industri Kecil Makanan Ringan pada IKM Pangan Award 2013. Juara 1 Lomba Inovasi Produk Pertanian Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2015, mendapatkan penghargaan dari Bupati Probolinggo atas inovasinya dalam mengembangkan produk UKM dan ditahun yang sama CV. Dua Putri Sholehah mengantongi Sertifikat ISO 9001:2015. Dan menjadi Juara 2 Kategori Kuliner atau Makanan dan Minuman pada Lomba UKM Berprestasi Tahun 2018.

Varian produk yang diberi nama “Hunay” oleh Nurul Khotimah dapat merubah mindset komoditas bawang merah yang biasa digunakan dari bumbu masak menjadi snack atau camilan makanan yang menarik dan enak, sehingga banyak orang-orang dari berbagai kota menimba ilmu disini. Termasuk peserta pelatihan kali ini mereka banyak belajar tentang pengolahan bawang merah yang diubah menjadi olahan bawang goreng, sambal bawang dan kue bawang. Dan tidak hanya belajar pada proses produksinya saja, peserta pelatihan juga diberi tips dan trik dalam proses pengemasan produk, analisa usaha serta pemasarannya. Peserta tidak puas pada ilmu pengolahan hasil pertaniannya saja, mereka juga menggali ilmu tentang budidaya bawang merahnya karena untuk mendapatkan bahan baku yang baik dimulai dari proses menanam bibit bawang merah. (Rivana/ Yeni)

Bagikan Artikel :