STRATEGI PERCEPATAN REALIASASI ANGGARAN: OPINI WTP WAJIB DIPERTAHANKAN

Menindaklajuti arahan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian dalam percepatan realisasi anggaran tahun 2017, BBPP Ketindan segera melakukan strategi nyata salah satunya dengan mengundang KPPN Malang dalam rangka pembinaan untuk langkah-langkah akhir tahun.

Dihadapan sejumlah Pejabat Pengelola Keuangan diantaranya Kepala BBPP Ketindan selaku KPA, Kepala Bagian Umum sebagai penandatangan SPM, PPK, Bendahara, Tim Pengadaan Barang dan Jasa serta Tim Penerima Barang, Kepala KPPN Malang Susanto, memberikan arahan agar BBPP Ketindan  mengambil langkah strategis seperti fokus pada pembelanjaan berkualitas. Fokus pencapaian output di tingkat satker akan berpengaruh pada gerakan efektifitas dan efeisien, artinya belanja tidak perlu menghabiskan dari apa yang dianggarkan. Ketertkaitan dari belanja berkualitas adalah pengelola keuangan yang kompeten serta kepatuhan pada peraturan. Adanya prosedur kepatuhan terutama dalam penyusunan laporan akan membuat laporan lebih mudah, akurat dan efisien. Sehingga opini WTP yang sudah diraih oleh Kementan bisa dipertahankan. Bukti bahwa pengelolaan keuangan berjalan dengan baik bisa ditunjukkan dengan terdokumentasikannya pembukaan, pelaporan dan disimpan dengan baik di tingkat satker masing-masing. Selain itu data kontrak SPM harus tepat waktu ditambah mekanisme penyelesaian juga tepat waktu.

Langkah-langkah strategis lain yang harus ditempuh menurut Sutarno, Kepala Seksi Pencairan KPPN Malang yaitu melakukan review segera atas perencanaan kegiatan, penyerapan dan capaian kinerja, meningkatkan ketertiban penyampaian data kontrak ke KPPN, memastikan ketepatan waktu penyelesaian tagihan dan pengendalian Uang Persediaan atau Tambahan Uang Persediaan.

Kepala BBPP Ketindan menutup pembinaan ini dengan pesan agar bisa menindaklanjuti arahan dari KPPN sehingga realisasi anggaran bisa terserap dengan efektif dan efeisien.

Bagikan Artikel :