Teknologi Terapan Olahan Hasil Aplikatif Bagi Negara-Negara Afrika

Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) melalui Pusat Pelatihan Pertanian sangat mengapresiasi kepercayaan yang telah diberikan oleh Kementerian Luar Negeri dan Non- Aligned Movement Center for South-South Technical Cooperation (NAM CSSTC) untuk melatih Sejumlah13 peserta dari 12 negara di Afrika mengikuti kegiatan International Training on Processing Technology of Agricultural and Animal Husbandry Product for African Countries: Sharing Best Practices to Achieve SDGs yang telah dibuka oleh  Sekretaris Direktorat Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik (IDP) Kementerian Luar Negeri c.q Direktorat Kerjasama Teknik (KST), Al Busyra Basnur.

Kebanggaan bagi Kementan melatih peserta dari Negara-Negara Afrika tersebut. Hal ini seperti disampaikan oleh Kepala Pusat Pertanian, Widi Hardjono mewakili Kepala BPPSDMP dalam sambutannya saat pembukaan didepan peserta dan sejumlah undangan yang hadir. Dimana pangan masih menjadi isu yang sangat penting didunia ini. Terutama bagi Negara-negara miskin dan berkembang. Rawan pangan dimana iklim global yang seringkali ekstrem berpengaruh tinggi terhadap dampak produktivitas dan mutu tanaman dan kondisi alam bisa memperburuk kesehatan.

Oleh karena itu melalui pelatihan ini diharapkan semua peserta bisa menyuluh seluruh ilmu yang telah diberikan dengan baik dan segera ditransfer kepada masyarakat di Negara yang mereka diami. Selain SDM akan meningkat, juga akan memberi nilai tambah bagi keluarga.

Sama halnya dengan yang disampaikan oleh Kepala BBPP Ketindan, Kresno Suharto, bahwa pelatihan ini bisa berdampak baik dan seluruh peserta bisa mengaplikasikannya, karena teknologi pengolahan hasil pertanian yang diberikan adalah teknologi terapan yang mudah diaplikasikan.

 

Bagikan Artikel :