Skip to main content
x

Menghentikan Pertumbuhan Tanduk Pedet

Seorang peternak yang baik tidak hanya mempunyai rasa sayang kepada ternaknya, tetapi juga harus mengetahui apa, mengapa dan bagaimana kemampuan untuk menjalankan banyak pekerjaan. Sehingga semua yang dia kerjakan adalah menarik dan menguntungkan.

    Peternak sapi dapat juga merasa kewalahan atau kerepotan untuk mengerjakan pekerjaannya karena kurang dapat mengatasi sapi-sapi yang nakal  dan bertanduk. Karena bagi seekor sapi “tanduk” adalah merupakan senjata utama yang berguna untuk melindungi dirinya. Dengan tanduk sapi bisa melukai atau melumpuhkan lawannya.

     Dalam beternak sapi perah, adanya tanduk pada sapi yang dipelihara sangatlah membahayakan, baik peternak maupun bagi sapi lainnya, terlebih bila sapi tersebut dipelihara di padang rumput (dilepas). Oleh karena itu peternak berusaha agar sapi yang dipeliharanya tidak mempunyai “senjata” atau tidak bertanduk.

    Tanduk bisa dihilangkan dengan berbagai cara  namun yang baik adalah mencegah tumbuhnya tanduk pada waktu sapi masih kecil (pedet), dengan jalan membakar titik tumbuh tanduk dengan menggunakan kaustik soda/ NaOH kristal atau dengan menggunakan besi panas. Menghilangkan/ menghentikan pertumbuhan tanduk ini sebaiknya dilakukan pada pedet yang berumur 1 - 2 minggu.

     Cara mencegah tumbuhnya tanduk dengan menggunakan besi panas adalah sebagai berikut,  bakar besi pembakar tanduk dengan meletakkannya dalam api arang di atas tungku atau api kompor, dan dibiarkan sampai membara, pedet dibaringkan pada alas jerami dan diikat keempat kakinya dengan tali, bulu disekitar titik tumbuh tanduk dicukur melebar kurang lebih 2 – 3 cm di sekitar tanduk, titik tumbuh tanduk tersebut lalu dipotong dengan scapel (pisau) sehingga bakal tanduk terkelupas (lepas), sisa titik tumbuh lalu bakar dengan sedikit menekankan besi yang telah membara pada titik tumbuh untuk menghilangkan perdarahan dan mematikan bakal tanduk, pada bekas pembakaran dioleskan tapal gigi untuk mengurangi rasa nyeri akibat pembakaran, ikatan tali pada kaki pedet kita lepas dan pedet kita kembalikan ke kandangnya.

    Cara lain untuk mencegah tumbuhnya tanduk adalah dengan menggunakan kaustik soda / NaOH kristal sebagai berikut, urutan kerjanya sama seperti diawal bila menggunakan besi panas, kemudian, oleskan vaselin pada kulit di sekitar bakal tanduk tersebut, sehingga membentuk dinding melingkari tanduk, kaustik soda diambil dengan pinset, dan dicelupkan ke dalam air (1/2 – 1 detik), kaustik soda tersebut lalu gosok-gosokkan pada titik tumbuh tanduk sampai tanduk terbakar seluruhnya.
   Cara yang biasa digunakan oleh peternak di daerah adalah dengan menggunakan besi panas, karena alatnya mudah dibuat dan tidak begitu berbahaya. Alat besi pembakar bisa dibuat, bentuknya seperti solder listrik tetapi permukaan ujung besi  kita buat datar melingkar dengan garis tengah sekitar 1,5 Cm atau kurang lebih selebar uang logam Rp.25.  Sedangkan bila menggunakan kaustik soda, harus dilakukan dengan hati-hati sebab kaustik soda berbahaya bila mengenai mata.
(Agus Sundowo/ Yeniarta)