PESANTREN ANAK SHOLEH 1436 H ~Warna Lain Dari Nuansa Religi Di BBPP Ketindan Lawang

Satu lagi aktifitas kegiatan sepanjang bulan Romadhon di BBPP Ketindan Lawang, mungkin ini tidak lazim di lakukan di sebuah institusi pemerintahan, seperti yang di lakukan di Balai Besar Pelatihan Pertanian ( BBPP ) Ketindan lawang. namun inilah fakta bahwa BBPP Ketindan mampu membuat suasana Religi di tengah-tengah dahaga ilmu agama karena kesibukan masing-masing karyawan disepanjang hari. Kegiatan ini di beri nama PESANTREN ANAK SHOLEH, dengan Tema: Remaja Hebat,  Pilar Masa depan Ummat. Memang ini adalah kegiatan yang melibatkan anak-anak hingga Remaja, tetapi beberapa kegiatanpun bisa di rasakan manfaatnya oleh para pegawai, bahkan oleh masyarakat di sekitar BBPP Ketindan. Karena ada bagian-bagian dari kegiatan ini yang bisa dinikmati secara umum, seperti halnya ceramah agama oleh para da’i atau pembimbing sehabis sholat tarawih atau sholat subuh. 
Kegiatan Pesantren Anak Sholeh berlangsung selama tiga  hari, mulai hari Jum’at tanggal 03 dan di tutup tanggal 05 Juli 2015. 
BBPP Ketindan yang di motori olehTakmir Masjid Baitur Rahim BBPP ketindan sebagai pemrakarsa dan penanggung jawab acara tersebut,  juga bermitra dengan  lembaga-lembaga islam untuk membantu kesuksesan dan kelancaran acara tersebut. Di antaranya adalah dengan yayasan sosial dan dakwah KHAIRU UMMAH Lawang, Majlis Taklim Putri Khairun Nisa’ Lawang dan Malang raya, Serta dengan Mengangkat Even Organiting/ EO dari Yayasan TAAT Qurrata A’yun Malang. Mereka adalah lembaga-lembaga islam yang punya pengalaman di bidangnya masing-masing.
Pesantren anak sholeh yang pertama kali di laksanakan di BBPP Ketindan, Bahkan mungkin di Institusi sejenis di seluruh indonesia, yang awalnya hanya untuk kosumsi anak-anak pegawai BBPP justru menarik minat peserta, yang datang dari berbagai daerah di seluruh indonesia, dari Balikpapan, Bekasi, Cianjur,  Lumajang, Jember dan Malang Raya, hingga pedaftar mencapai 120 peserta, praktis baru satu minggu di buka pendaftaran langsung di tutup, karena animo tinggi masyarakat yang menyebabkan terpenuhinya kuota yang di harapkan. 
Acara yang sering di sebut “PAS” sebagai sebutan pesantren anak sholeh ini, dibuka oleh Kepala Bidang Program dan Evaluasi (Bpk Dadan Sunarsa,MM) yang mewakili Kepala BBPP Ketindan Lawang yang di hadhiri oleh para santri, juga para pembimbing atau tutor yang akan mengawal pesantren anak sholeh hingga selesai di helatnya acara tersebut. Dengan di bukanya acara tersebut, menunjukkan dimulainya segala bentuk aktifitas di dalamnya. Sepanjang tiga hari penuh Para santri mengikuti bahkan melahap semua yang di berikan oleh para tutor atau pembimbing. Jadwal yang begitu padat tidaklah tampak  menjadikan tekanan bagi santri, bahkan mereka begitu enjoinya dalam mengikuti kegiatan ini, hal ini tidak lepas dari game-game menyenangkan yang cukup menjadi obat atau terapi dari segala kejenuhan dan kepenatan akibat padatnya jadwal di tambah lagi dengan vasilitas penginapan, Ruang kelas, Aula hingga ruang makan yang cukup nyaman turut menjadi daya tarik tersendiri bagi santri. 
Selain santri mendapatkan bekal ilmu agama, mereka juga mendapatkan pengalaman dan ilmu di dunia pertanian, melalui materi  pengenalan lingkungan pertanian yang diberikan langsung oleh tim atau pembimbing-pembimbing dari BBPP Ketindan, hal ini turut memberikan nuansa dan warna berbeda dari pesantren-pesantren Romadhon pada umumnya.

Lebih-lebih pada materi tersebut setiap anak di kelompokkan menurut tingkat kelas masing-masing. Dimana panitia mengelompokkan menjadi kelas kecil, yang di ikuti anak-anak tingkat SD, kelas menengah yang di ikuti anak-anak SMP, dan kelas atas yang di ikuti anak –anak SMA dan sederajat. Hal ini di maksudkan untuk memudahkan anak dalam menyerap materi yang di berikan.
Acara berlangsung penuh khidmat sampai akhirnya datang waktu penutupan, penutupan pesantren anak sholeh pun berlangsung special, karena selain di hadhiri oleh Kepala BBPP Ketindan, juga hadhir di tengah-tengah santri yaitu para wali santri PAS, juga Ibu-ibu Jama’ah Majlis Taklim Khairun Nisa’ se Malang Raya, para sesepuh dan takmir Masjid Baitur Rahim BBPP ketindan dan masyarakat sekitar, yang sengaja di hadirkan atau diundang panitia pesantren untuk menyaksikan berbagai apresiasi seni dan bakat minat anak yang sengaja di gali sepanjang perhelatan pesantren anak sholeh berlangsung. Ada yang menari, menyanyi, puisi hingga ceramah agama atau pildacil. Bahkan sampai PAS melahirkan Mars sendiri dari hasil karya panitia dan pembimbing, yang kita harapkan ini menjadi lagu paten/ mars PAS di setiap tahunnya. Dalam penutupan tersebut juga dilangsungkan pembagian door Prize kepada peserta, hadiah untuk santri teladan di setiap kelompok kelas, bahkan penyerahan uang pembinaan kepada santri paling kecil berprestasi yang katagori ini di berikan kepada Santri atas nama, Amman Faqihuddin yang mewakili santri terkecil dari putra dan atas nama Zahrah santri terkecil dari putri. Di lanjutkan dengan pengajian umum hingga tidak terasa waktu buka puasapun datang.
Ada nuansa kebersamaan dalam acara penutupan ini baik oleh pihak panitia, santri, hingga wali santri melalui buka bersama dan kemudian di lanjutkan dengan sholat Taraweh bersama. Selanjutnya para santri meninggalkan lokasi menuju rumah masing-masing.
Salah seorang wali santri asal Balikpapan sebelum meninggalkan lokasi  berpesan kepada panitia agar tahun depan mereka di hubungi agar bisa menyertakan anaknya mengikuti acara yang sama.begitu juga dengan ibu Ais, sala satu wali santri asal Malang, berharap agar acara pesantren anak sholeh ini bisa diselenggarakan di setiap tahunnya. Berbagai ragam respon mereka pada intinya adalah satu menghendaki Pesantren Anak Sholeh bisa di selenggaraan di setiap tahun atau setiap Romadhon.

(Ustd. Fachruddin dan Takmir Mesjid BBPP Ketindan)

 

 

 

Bagikan Artikel :