Semangat membangun budaya hidup sehat dan produktif terus diwujudkan UPT Pelatihan Kementerian Pertanian melalui Gerakan Sehat Tiga Puluh Menit (GESIT). Di tengah pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Lahan (Oplah) dan Brigade Pangan (BP) Provinsi Jawa Timur Tahun 2026, semangat tersebut diimplementasikan melalui senam sehat bersama di lingkungan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan, Selasa (8/9/2026).
Senam sehat dipimpin langsung oleh Kepala BBPP Ketindan, Nurul Qomariyah, bersama unsur pimpinan, jajaran Tim Swasembada Pangan BBPP Ketindan, serta peserta Rakor Oplah dan Brigade Pangan Provinsi Jawa Timur Tahun 2026.
Kegiatan berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Para peserta Rakor yang tengah mengikuti rangkaian koordinasi turut bergerak bersama, menjadikan aktivitas olahraga sebagai jeda positif di tengah padatnya agenda pengawalan program swasembada pangan.
GESIT merupakan gerakan yang mengajak pegawai meluangkan waktu 30 menit setiap hari untuk melakukan aktivitas fisik. Gerakan ini diluncurkan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, pada 4 September 2026 sebagai bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat di lingkungan kerja.
GESIT juga didukung aplikasi yang dapat dimanfaatkan pegawai untuk mencatat aktivitas fisik dan memantau kebiasaan sehat sehari-hari. Aktivitas tidak harus dilakukan secara bersamaan maupun di satu lokasi, sehingga setiap pegawai dapat memilih jenis aktivitas sesuai kondisi dan kesempatan masing-masing.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam berbagai kesempatan menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia sebagai salah satu fondasi pembangunan pertanian.
“SDM pertanian harus profesional, kompeten,” ujar Mentan Amran.
Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, mendorong terbentuknya budaya kerja ASN pertanian yang sehat dan produktif. Kesehatan dan kebugaran menjadi bagian penting agar SDM pertanian mampu menjalankan tugas secara optimal serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kepala BBPP Ketindan, Nurul Qomariyah, menyampaikan bahwa implementasi GESIT merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan secara konsisten untuk menjaga kebugaran sekaligus mendukung produktivitas kerja.
“Melalui GESIT, kita diajak meluangkan waktu 30 menit setiap hari untuk bergerak. Hari ini kita implementasikan bersama melalui senam sehat, termasuk bersama peserta Rakor Oplah dan Brigade Pangan. Harapannya, kebiasaan ini terus dilakukan, tidak hanya saat berada di lingkungan kerja,” jelas Nurul.
Menurutnya, kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapan pegawai menjalankan tugas, terlebih dalam mendukung berbagai program pembangunan pertanian.
Implementasi GESIT di BBPP Ketindan sekaligus menjadi bagian dari penerapan core values ASN BerAKHLAK, khususnya nilai Kompeten dan Adaptif, melalui upaya menjaga kebugaran serta memanfaatkan teknologi digital untuk membangun kebiasaan hidup sehat.
Melalui gerakan 30 menit bergerak setiap hari, UPT Pelatihan Kementan mendorong SDM pertanian tetap sehat, bugar, dan siap memberikan kinerja terbaik dalam mendukung pembangunan pertanian dan swasembada pangan.


