Telp/Fax 0341-927123 / 429725

|

Bekali Calon Pensiun Jadi Wirausaha, UPT Pelatihan Kementan Latih Pengolahan Akar Rimpang Instan Bersama PT LNA

Nadif
Jun 24, 2026

Malang – Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan menerima kunjungan peserta Program Pensiunpreneurship PT Leadership Nasional Asia (LNA) dalam kegiatan Praktik Pengolahan Akar Rimpang Instan yang berlangsung di BBPP Ketindan, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru berbasis agribisnis bagi para peserta yang tengah mempersiapkan masa purna tugas.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Tim Kerja Sertifikasi Profesi, Layanan Konsultasi, dan Pengelolaan Inkubator Agribisnis BBPP Ketindan, Djoko Witono, yang mewakili Kepala BBPP Ketindan. Dalam sambutannya, Djoko menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Direktur PT Leadership Nasional Asia (LNA), Pipip Sasati, beserta jajaran dan seluruh peserta Program Pensiunpreneurship.

Menurut Djoko, kolaborasi antara BBPP Ketindan dan PT LNA merupakan langkah strategis dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang produktif, mandiri, dan memiliki jiwa kewirausahaan.

“BBPP Ketindan selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam meningkatkan kompetensi dan kewirausahaan di bidang pertanian. Kami berharap pelatihan ini menjadi bekal keterampilan yang bermanfaat sekaligus memotivasi peserta untuk membangun usaha yang produktif, bernilai tambah, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Selama pelatihan, peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan mengenai proses pengolahan akar rimpang instan, mulai dari pemilihan bahan baku, proses produksi, hingga teknik pengemasan produk yang memiliki nilai jual. Selain keterampilan teknis, peserta juga mendapatkan wawasan mengenai peluang pengembangan usaha berbasis komoditas pertanian yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

“Penguatan SDM pertanian merupakan kunci untuk mewujudkan kemandirian dan keberlanjutan pembangunan pertanian nasional,” tegas Amran.

Arahan tersebut menjadi dasar pelaksanaan berbagai program pelatihan dan pemberdayaan yang diselenggarakan Kementerian Pertanian guna mencetak SDM pertanian yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menciptakan nilai tambah dari produk pertanian.

Sejalan dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi dan jiwa kewirausahaan masyarakat harus terus diperkuat sebagai bagian dari transformasi pertanian Indonesia.

“Pengembangan SDM yang unggul, adaptif, dan berdaya saing menjadi langkah strategis dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan,” ujar Idha.

Djoko menambahkan, penguasaan teknologi pengolahan pascapanen, seperti pengolahan akar rimpang instan, menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru. Kompetensi tersebut dinilai sangat relevan bagi peserta Program Pensiunpreneurship yang sedang mempersiapkan masa transisi menuju kehidupan yang tetap produktif setelah pensiun.

Kegiatan praktik dipandu oleh Widyaiswara BBPP Ketindan, Diana Triswaningsih, yang memberikan materi sekaligus pendampingan langsung kepada peserta selama proses pengolahan produk.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memiliki semangat berwirausaha dan mampu mengembangkan usaha berbasis pertanian yang bernilai ekonomi. Sinergi antara BBPP Ketindan dan PT Leadership Nasional Asia diharapkan terus berlanjut dalam mendukung terciptanya sumber daya manusia pertanian yang unggul, produktif, dan berdaya saing untuk mendukung pembangunan pertanian Indonesia. Humas BBPP Ketindan

Diterbitkan di https://megapolitannews.com/2026/06/24/bekali-calon-pensiun-jadi-wirausaha-upt-pelatihan-kementan-latih-pengolahan-akar-rimpang-instan-bersama-pt-lna/

Similar Post