Telp/Fax 0341-927123 / 429725

|

Kapuas Jadi Salah Satu Lokasi Gerakan Tanam Serempak 1.000 Hektare di 19 Provinsi

Aulia
Mar 12, 2026

Kapuas – Desa Pendeketapi, Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Gerakan Tanam Serempak seluas 1.000 hektare yang dilaksanakan di 19 provinsi di Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 12/3/2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) Desa Pendeketapi, kegiatan tanam padi dilakukan pada lahan seluas 77 hektare dengan menggunakan varietas padi IR 32. Gerakan tanam serempak ini merupakan bagian dari upaya percepatan tanam dan optimalisasi pemanfaatan lahan sawah baru untuk meningkatkan produksi padi nasional.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan, Kepala SMK PP Banjarbaru, Babinsa, Sekretaris Desa Kapuas, Penyuluh Pertanian Kabupaten Kapuas, serta Brigade Pangan (BP) Hadohop.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa program cetak sawah rakyat dan percepatan tanam merupakan langkah strategis pemerintah untuk menjaga ketersediaan pangan nasional. Menurutnya, gerakan tanam serentak di berbagai daerah diharapkan mampu meningkatkan produksi padi sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Kementerian Pertanian mendorong pemanfaatan lahan secara optimal melalui program cetak sawah rakyat. Gerakan tanam serentak diharapkan meningkatkan produksi padi, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan pendapatan petani,” ujar Mentan Amran.

Mentan juga menekankan pentingnya percepatan program cetak sawah sebagai bagian dari strategi pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Ia meminta seluruh jajaran terkait bergerak cepat menyelesaikan target cetak sawah nasional agar produksi pangan terus meningkat.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa kegiatan tanam serentak di lahan cetak sawah rakyat merupakan bagian dari upaya mempercepat peningkatan produksi pangan melalui pemanfaatan lahan baru serta penguatan sumber daya manusia pertanian.

Menurutnya, gerakan tanam serentak di berbagai wilayah menjadi momentum untuk mendorong peningkatan luas tanam serta mempercepat produksi padi nasional.

“Total ratusan hektare lahan CSR ditanam serentak, dan ke depan kita targetkan penanaman lanjutan hingga 1.000 hektare agar produksi pangan meningkat dan dapat mendukung swasembada pangan nasional,” kata Santi.

Melalui kegiatan ini diharapkan pemanfaatan lahan hasil program Cetak Sawah Rakyat (CSR) dapat berjalan optimal sehingga mampu meningkatkan produksi padi, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan petani di berbagai daerah. Esti/ Humas BBPP Ketindan

Similar Post