Telp/Fax 0341-927123 / 429725

|

Kementan Dorong Pemuliaan Varietas Unggul Baru

Aulia
Nov 17, 2023

Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan sebagai UPT di bawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) melaksanakan Pelatihan Pengolahan Hasil Tanaman Obat bagi Aparatur (Penyuluh Pertanian) pada November 2023 ini. Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) memiliki tugas untuk meningkatkan pelayanan pelepasan atau pendaftaran peredaran varietas tanaman. Untuk mendorong perakitan varietas unggul baru, maka perlu dilakukan terobosan dengan mengenalkan inovasi teknologi perakitan varietas.

Dalam upaya meningkatkan pelayanan pelepasan/pendaftaran peredaran varietas tanaman, PPVTPP terus mendorong penyelenggara pemuliaan dalam melakukan perakitan varietas unggul baru melalui berbagai bentuk kegiatan. Berdasarkan upaya tersebut maka diselenggarakanlah Koordinasi Teknis Pendaftaran Peredaran Varietas Tanaman oleh PPVTPP pada Selasa, 7/11/2023 di Hotel Grand Mercure Mirama Malang secara hybrid.

Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk memberikan wawasan dan pendalaman dalam proses perakitan varietas unggul baru khususnya hibrida kepada para pemulia, peneliti di lembaga penyelenggara pemuliaan di beberapa balai penelitian komoditas pemerintah maupun swasta.

Acara Koordinasi Teknis ini dihadiri dari Kementerian/Lembaga; Penyelenggara Pemuliaan Swasta; UPT Pusat/UPTD/Dinas yang membidangi pertanian; Perguruan Tinggi dan Asosiasi Perbenihan.

Kepala Pusat PVTPP, Leli Nuryati, mengatakan, “Pusat PVTP tidak dapat bergerak sendiri, kami terus menggandeng regulator, akademisi, stakeholders, pelaku bisnis dan media untuk mempercepat pembangunan pertanian berkelanjutan dengan memperkenalkan tehnik perakitan varietas baru yaitu double haploid".

Sementara itu, Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Prihasto Setyanto, dalam arahannya saat membuka kegiatan, mengatakan, "Dibutuhkan teknik-teknik pemuliaan baru yang dapat mengakselerasi terciptanya varietas unggul baru salah satunya dengan teknik haploid dan penting untuk pemulia mendapatkan informasi teknologi baru".

Pertemuan ini menghadirkan pembicara yang ahli dibidangnya dengan paparan menarik seperti Teknik Perakitan Varietas Hibrida melalui Pemanfaatan Haploid Inucer pada tanaman Hortikultura; Pemanfaatan Teknik Haploid Inducer Pada Perakitan Varietas Tanaman Pangan, Succes Story Perakitan Varietas Melalui Double Haploid, Pemanfaatan Teknik Haploid Inducer Pada Perakitan Varietas Tanaman Perkebunan dan Peluang Bisnis Pengembangan Varietas Hibrida di Indonesia. Selesai penyampaian paparan, disetiap sesi/panel diakhiri kegiatan tanya jawab dan diskusi baik dengan peserta yang hadir langsung (offline) maupun yang hadir melalui online.

Dalam kesempatan yang berbeda, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, juga menekankan bahwa, “Varietas lokal yang teridentifikasi mampu beradaptasi dengan baik terhadap perubahan iklim.”

Dengan demikian pendaftaran peredaran varietas tanaman akan menunjang upaya peningkatan ketahanan pangan nasional.

Berirta terbit di Swadayaonline.com

Similar Post