Telp/Fax 0341-927123 / 429725

|

Perkuat Kompetensi Siswa PKL Lewat Praktik Uji Tanah dan Biostimulan

Nadif
Oct 08, 2026

Malang – Siswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan mengikuti pembelajaran berbasis praktik mengenai produksi biostimulan dan uji tanah sawah untuk mendukung rekomendasi pemupukan presisi, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan tersebut dibimbing oleh Widyaiswara BBPP Ketindan, Saptini Mukti Rahajeng. Para siswa mendapatkan kesempatan untuk mempraktikan secara langsung tahapan pembuatan biostimulan berbasis limbah tanaman, sekaligus melakukan uji tanah sebagai bagian dari proses produksi pertanian.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam mewujudkan pertanian yang maju dan berdaya saing. Regenerasi petani perlu didukung dengan pembekalan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan perkembangan teknologi pertanian.

Sejalan dengan arahan tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya penguatan kompetensi generasi muda pertanian melalui pembelajaran yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga memberikan pengalaman praktik secara langsung.

Implementasi penguatan kompetensi tersebut salah satunya dilakukan melalui pembelajaran praktik bagi siswa PKL di BBPP Ketindan. Dalam kegiatan ini, siswa diperkenalkan pada proses pembuatan biostimulan agar secara mendiri dapat menyiapkan bahan organik berbasis limbah sebagai bahan input produksi ramah lingkungan dan berkelanjutan. Biostimulan yang diproduksi juga diuji dan digunakan sebagai bahan input produksi di lahan praktik BBPP Ketindan.

Lebih lanjut, pengujian tanah sawah dilakukan sebagai salah satu tahapan untuk memperoleh informasi mengenai kondisi tanah sebelum dilakukan pemupukan. Uji tanah menjadi bagian penting dalam pengelolaan lahan karena hasilnya dapat memberikan informasi mengenai kondisi dan tingkat kesuburan tanah. Informasi tersebut selanjutnya dapat menjadi salah satu dasar dalam menentukan dosis pemupukan yang sesuai dengan kebutuhan tanaman dan kondisi lahan.

Siswa terlibat langsung dalam proses pembelajaran menggunakan metode praktik. Mereka dibimbing memahami setiap tahapan, mulai dari penyiapan atau pengambilan sampel hingga proses pengujian bahan di lapangan. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh pengalaman praktis dalam menerapkan prosedur pengujian di lapangan.

Pembelajaran berbasis praktik tersebut menjadi bagian dari pengalaman siswa selama melaksanakan PKL di BBPP Ketindan. Keterlibatan secara langsung dalam kegiatan pertanian diharapkan dapat memperkuat keterampilan teknis, meningkatkan pemahaman terhadap teknologi pertanian, serta membangun kesiapan siswa menghadapi kebutuhan dunia kerja dan perkembangan sektor pertanian.

Melalui kegiatan pembelajaran yang memadukan teori dan praktik, BBPP Ketindan turut memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal penerapan teknologi pertanian secara nyata. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi siswa dalam mengembangkan kompetensi dan turut mendukung regenerasi sumber daya manusia pertanian. Ajeng/ Humas BBPP Ketindan

Diterbitkan di https://megapolitannews.com/2026/10/08/perkuat-kompetensi-siswa-pkl-lewat-praktik-uji-tanah-dan-biostimulan/

Similar Post