Telp/Fax 0341-927123 / 429725

|

Studi Lapang di UPT Kementan, Mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta Tingkatkan Wawasan Praktis Bidang Pertanian

Nadif
Jun 19, 2026

Malang – Sebanyak 127 mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta melaksanakan kunjungan studi lapangan ke Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan, Kamis (18/6/2026). Kunjungan bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai pengembangan sumber daya manusia (SDM) pertanian serta peran strategis BBPP Ketindan dalam mendukung program Swasembada Pangan Nasional.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan Kementerian Pertanian dalam menyiapkan generasi muda yang siap berkontribusi terhadap pembangunan pertanian Indonesia.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan swasembada pangan tidak hanya bergantung pada sarana dan prasarana, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia pertanian.

Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam mengawal transformasi pertanian modern dan menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menekankan pentingnya penguatan kapasitas generasi muda melalui pendidikan, pelatihan, dan pembelajaran lapangan.

Menurutnya, mahasiswa pertanian merupakan calon pelaku pembangunan yang akan membawa inovasi dan teknologi ke sektor pertanian sehingga mampu mendukung terwujudnya pertanian yang maju, mandiri, dan modern.

Rombongan diterima oleh Ketua Kelompok Substansi Program dan Evaluasi BBPP Ketindan, Astutiningsih, didampingi Widyaiswara, beserta jajaran pejabat struktural dan fungsional.

Dalam sambutannya mewakili Kepala BBPP Ketindan, Astutiningsih menjelaskan bahwa BBPP Ketindan merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah BPPSDMP Kementerian Pertanian yang memiliki tugas menyelenggarakan pelatihan fungsional, pelatihan teknis, dan pelatihan profesi di bidang pertanian bagi aparatur maupun nonaparatur pertanian.

Selain memperoleh informasi mengenai profil dan tugas BBPP Ketindan, peserta juga mendapatkan pemaparan mengenai kebijakan strategis Kementerian Pertanian yang meliputi program swasembada pangan nasional, pengembangan komoditas ekspor, peningkatan produksi susu untuk mendukung program pangan bergizi, pengembangan pekarangan pangan bergizi, serta program mandiri energi berbasis B-50.

Pada kesempatan tersebut, mahasiswa memperoleh materi mengenai berbagai program yang dijalankan BBPP Ketindan dalam mendukung percepatan swasembada pangan. Saat ini BBPP Ketindan mendapat mandat sebagai penanggung jawab program swasembada pangan di Kabupaten Madiun, Kota Surabaya, Kota Batu, Kota Malang, serta Provinsi Kalimantan Tengah. Selain itu, BBPP Ketindan juga berperan sebagai penanggung jawab Brigade Pangan di Provinsi Jawa Timur.

Peserta juga mendapatkan materi terkait Program Peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) dan Pemberdayaan Brigade Pangan. Program LTT diarahkan untuk meningkatkan luas areal tanam, produktivitas pertanian, optimalisasi pemanfaatan lahan, percepatan indeks pertanaman, serta menjamin ketersediaan pangan secara berkelanjutan. Sementara itu, Brigade Pangan berperan dalam mendorong keterlibatan generasi muda pertanian melalui pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan) guna meningkatkan produksi pangan nasional.

Setelah sesi pemaparan, mahasiswa melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah fasilitas pembelajaran yang dimiliki BBPP Ketindan, meliputi Smart Greenhouse, Laboratorium Proteksi Tanaman, dan Laboratorium Pengolahan Hasil Pertanian. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat melihat secara langsung penerapan teknologi, proses pembelajaran, serta praktik pengembangan kompetensi di bidang pertanian.

Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Yogyakarta, Budi Widayanto, menyampaikan apresiasi kepada BBPP Ketindan atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar secara langsung di lingkungan pelatihan pertanian Kementerian Pertanian.

Menurutnya, kegiatan studi lapangan menjadi sarana yang penting untuk menghubungkan teori yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan praktik nyata di lapangan. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai peran SDM pertanian dalam mendukung pembangunan sektor pertanian nasional.

Melalui kunjungan ini, diharapkan mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai pembangunan pertanian serta termotivasi untuk menjadi bagian dari generasi muda yang mampu berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional. Humas BBPP Ketindan

Diterbitkan di https://megapolitannews.com/2026/06/19/studi-lapang-di-upt-kementan-mahasiswa-upn-veteran-yogyakarta-tingkatkan-wawasan-praktis-bidang-pertanian/

Similar Post