Telp/Fax 0341-927123 / 429725

|

Terapkan Pertanian Modern, Brigade Pangan di Kalbar Raih Sertifikasi Pilot Drone

Najia
Feb 24, 2026

Penguatan Brigade Pangan (BP) berbasis teknologi terus didorong untuk mempercepat transformasi pertanian modern di Kalimantan Barat. Komitmen ini diwujudkan melalui Remote Pilot Certification Training yang digelar di Kabupaten Sambas dan dilanjutkan sertifikasi di Pontianak pada 21–22 Februari 2026.

Pelatihan menghadirkan instruktur dari Asosiasi Pilot Drone Indonesia dengan tema “Terbang Aman, Bertanggung Jawab, dan Bermartabat.” Kegiatan ini menjadi langkah strategis menyiapkan operator drone pertanian yang kompeten dan bersertifikat guna memperkuat operasional Brigade Pangan.

BP Tekad Pemuda sebelumnya menerima bantuan satu unit drone semprot dari Kementerian Pertanian sebagai dukungan modernisasi alat dan mesin pertanian. Sebelum dioperasikan mandiri, calon operator wajib mengikuti pelatihan teknis dan mengantongi sertifikat resmi sebagai bentuk legalitas dan jaminan kompetensi.

Pelatihan di Sambas difokuskan pada dasar penerbangan, aspek keselamatan, regulasi, serta praktik pengoperasian drone semprot. Proses sertifikasi di Pontianak mencakup uji kompetensi melalui simulator dan coaching, praktik terbang, tes tertulis, hingga penyerahan sertifikat bagi peserta yang lulus.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan Brigade Pangan harus didukung SDM profesional dalam mengoperasikan teknologi modern.

“Brigade Pangan adalah ujung tombak peningkatan produksi. Penggunaan drone meningkatkan efisiensi dan ketepatan aplikasi di lapangan. Namun teknologi harus dioperasikan oleh SDM yang terlatih, disiplin, dan tersertifikasi,” tegasnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menambahkan sertifikasi menjadi standar penting dalam pertanian presisi.

“Drone pertanian mempercepat pekerjaan, menekan biaya produksi, dan meningkatkan akurasi aplikasi pupuk maupun pestisida. Namun aspek keselamatan dan kepatuhan regulasi wajib dipenuhi. Sertifikasi memastikan operator Brigade Pangan bekerja profesional dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Pendamping Brigade Pangan, Darma Irawan, menyampaikan BP Tekad Pemuda antusias atas bantuan drone semprot dari Kementerian Pertanian.

“BP Tekad Pemuda sangat antusias. Kami mendukung penuh program Kementerian Pertanian untuk mewujudkan pertanian modern di Kecamatan Jawai. Dengan pelatihan dan sertifikasi ini, anggota tidak hanya mampu mengoperasikan drone, tetapi juga memahami standar keselamatan dan tanggung jawab penggunaannya,” ungkapnya.

Melalui pelatihan di Sambas dan sertifikasi di Pontianak, Brigade Pangan Kalimantan Barat diharapkan semakin siap mengoptimalkan drone untuk efisiensi budidaya, percepatan tanam, dan peningkatan produktivitas berkelanjutan. Transformasi pertanian modern diperkuat oleh SDM yang kompeten dan tersertifikasi.

Similar Post