Telp/Fax 0341-927123 / 429725

|

UPT Kementan Lakukan Pembinaan Tenant Out Wall Melalui LKPIA

Yeniartha
Mar 19, 2025

MALANG – Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan melalui Layanan Konsultasi dan Pengelolaan Inkubator Agribisnis (LKPIA) Ketindan turut serta menghasilkan wirausahawan agribisnis sekaligus pelopor dan penggerak pembangunan pertanian di wilayah kerjanya.

Hal ini merupakan wujud kepedulian dan pengabdian masyarakat. Melalui dukungan layanan konsultasi dan fasilitasi pembelajaran usaha bagi petani/pelaku usaha yang memerlukan pembinaan dan pendampingan sebagai pengguna jasa inkubator agribisnis/ tenant yang akan diinkubasi, sehingga mampu mengelola dan mengembangkan usaha secara lebih menguntungkan.

LKPIA BBPP Ketindan baru-baru ini melakukan pembinaan out wall tenant ke kelompok tani (Poktan) Sumber Makmur II Desa Sumberngepoh Kecamatan Lawang Kabupaten Malang. Poktan ini bergerak dalam bidang usahatani padi organik yang diketuai Kemin Hardianto.

Usahatani padi organik sangat menjanjikan karena disamping melestarikan alam dan menghasilkan padi yang sehat, juga disukai konsumen menengah ke atas. Selain budidaya padi organik, Poktan Sumber Makmur II usaha di bidang pasca panen sampai ke pemasaran hasil berupa beras organik beserta turunannya. Dalam hal pemasaran produk poktan ini sudah bekerjasama dengan LKPIA Ketindan.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman terus mendorong dan memfasilitasi tumbuh kembangnya kelembagaan petani dalam mendukung pembangunan pertanian.

“Kementan terus mendorong dan memfasilitasi bertumbuhnya kelembagaan petani. Pemerintah berkomitmen menjadikan pertanian sebagai dunia usaha atau bisnis yang strategis dan menguntungkan,” kata Amran.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menuturkan kelembagaan dan SDM memegang peran yang sangat penting dalam perkembangan pertanian, karena menjadi faktor utama dalam peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan.

Tujuan LKPIA BBPP Ketindan melakukan pembinaan out wall tenant ke Poktan Sumber Makmur II lebih ditekankan pada keberlanjutan dan keaktifan poktan terutama membina petani milenial sebagai generasi penerus sehingga keberadaan kelompok terus terjaga.

Selanjutnya agar kualitas produk lebih ditingkatkan dalam pengemasan dan pemasaran, serta peningkatan kerjasama dan kemitraan disarankan lebih banyak dijalin dengan pihak luar agar produk semakin dikenal oleh masyarakat dan jangkauan lebih luas. Agus Wahana*

Diterbitkan di lajurpertanian.com dan megapolitannews.com

Similar Post