BERBAGI ILMU DARI P4S AGRO UTAMA MANDIRI NGADILUWIH KEDIRI

        Sebagai seorang wirausaha sejati dan sarjana pertanian, Tarwa Mustopa pendiri Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdsaan Swadaya (P4S) Agro Utama Mandiri telah berusah membesarkan dan menguuatkan kelembagaan P4S yang dimilikinya. P4S Agro Utama Mandiri dalam sepak terjangnya telah menghasilkan penghargaan dati Kementerian Pertanian pada tahun 2016 sebagai P4S berprestasi Nasional. Penghargaan tersebut diperoleh P4S setelah bergelut dan berbagi ilmu kepada siapapun yang datang ke Agro Utama Mandiri. Jajaran pejabat negara sudah biasa datang sewaktu-waktu, begitu pula anak-anak magang baik siswa ataupun mahasiswa juga masyarakat umum. Bahkan khusus untuk yang berwisatapun disiapkan program ekowisata/ eduwisata sekaligus sajian kuliner khas daerah Kediri.

        Salah satu bukti nyata adalah kegiatan Penguatan Kelembagaan Kapasitas P4S yang merupakan kerjasama antara BBPP Ketindan dengan P4S Agro Utama Mandiri. Kegiatan ini mensyaratkan jumlah peserta minimal yang harus dilatih sebanyak 30 orang dan berasal dari wilayah sekitar P4S (lintas kecamatan). Pola pelatihan diutamakan model magang sehingga praktek riil menjadi pintu utama pengajaran di P4S. Kegiatan penguatan kelembagaan P4S di P4S Agro Mandiri dibuka oleh Kepala BBPP Ketindan, Dr. Kresno Suharto, MP, serta dihadiri dari Dipertabun (Ir Purwanto WA) dan para penyuluh di wilayah tersebut.

        Salah satu materi yang disampaikan oleh Tarwa selaku pemilik P4S sekaligus sebagai narasumber adalah bagaimana mengelola lahan pekarangan menjadi sumber pendapatan yang rutin dan cukup untuk membiayai kebutuhan keluarga. Kalau awal berwirausaha di bidang pertanian (buah-buahan dan tanaman hias) menghasilkan 1 juta itu belum tentu 1 bulan dapatkan angka tersebut, maka dengan pengelolaan yang akan diajarkan, peserta dapat menghasilkan 1 juta tiap minggu.

        Ini daya tarik bagus untuk calon wirausaha di daerah tersebut sehingga tak perlu lari ke kota untuk mencari pekerjaan tetapi memberdayakan masyarakat perdesaan dengan berbagi ilmu akan menjadi barokah tersendiri bagi desa atau wilayah ini. Bahkan dengan tambahan ilmu dan minat masyarakat untuk petik sendiri buah dari kebun menjadi tren masa kini dan itupun pintu menghasilkan uang yang mudah. Tentu hal tersebut butuh pengelolaan, ilmu pertanian sederhana dan motivasi yang kuat untuk berbuat lebih baik. Pemikiran maju 2 langkah di depan telah diterapkan oleh P4S Agro Utama Mandiri sehingga julukan trendsetter/pemuda pelopor/tokoh masyarakat layak disematkan ke P4S Agro Utama Mandiri.

 

Bagikan Artikel :