Dosen Poltek Jember Tertarik Pelatihan Penyuluhan di BBPP Ketindan

Kehadiran penyuluh pertanian dan peranan di tengah-tengah masyarakat pertanian sangat dibutuhkan untuk meningkatkan sumberdaya manusia khususnya petani, sehingga mampu mengelola sumberdaya alam yang ada secara intensif demi tercapainya peningkatan produktivitas dan pendapatan atau tercapainya ketahanan pangan dan ketahanan ekonomi.

Revitalisasi pertanian sangat penting menjadikan tumpuan perekonomian nasional yang mengedepankan tumbuhnya usaha pertanian, baik hulu, on farm, hilir maupun jasa penunjang. Dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 16 tahun 2006 tentang system penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan, maka peran penyuluh menjadi strategis dalam memfasilitasi proses pemberdayaan pertanian. Oleh karena itu peningkatan kemampuan penyuluh pertanian menjadi sangat penting dan harus terus ditingkatkan.

Mengingat pentingnya penyiapan SDM penyuluh pertanian, Politeknik Negeri Jember mengirimkan 6 orang dosennya ke Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan untuk meningkatkan profesionalisme dan wawasan berpikir yang komprehensif memantapkan keilmuan tentang penyuluhan. Materi yang dipelajari selama pembelajaran adalah identifikasi potensi wilayah, penyusunan programa penyuluhan, evaluasi dan pelaporan kegiatan penyuluh pertanian, kompetensi kerja nasional Indonesia kompetensi penyuluhan dan sertifikasi penyuluh, komunikasi dan pendidikan orang dewasa, metode penyuluhan pertanian, paradigm penyuluhan dan pembangunan pertanian, materi dan media penyuluhan.

Pelatihan yang berlangsung dari tanggal 4 sampai dengan 8 September 2018 dibuka secara langsung oleh Kepala BBPP Ketindan, Kresno Suharto dan didampingi oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelatihan, Dadan Sunarsa. Dalam sambutannya, Kepala BBPP Ketindan sangat mengapresiasi kepercayaan dari Poltek Jember untuk meningkatkan ilmunya di BBPP Ketindan. Sebagai UPT pelatihan dibawang Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), kehadiran penyuluh pertanian dan peranan di tengah-tengah masyarakat pertanian sangat dibutuhkan untuk meningkatkan sumberdaya manusia khususnya petani. Disamping itu penyuluh adalah sebagai agen pembaharuan, motivator, katalisator dan fasilitator bagi petani untuk kemajuan pembangunan pertanian.

Bagikan Artikel :