GELIAT DIKLAT PETANI DALAM PENGABDIAN

Buah dengan sebutan star fruit menjadi kelangenan sebagian masyarakat. Rasa manis, warna oranye dengan kapasitas produksi 150-200 kg/pohon/tahun menjadi salah satu keunggulan dari varietas Karangsari Merah yang banyak ditemukan di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Blitar. Populasi tanaman belimbing diperkirakan 25.200 pohon dan  telah menghasilkan serta menghidupi masyarakat. Hasilnya di Desa tersebut tumbuh subur agripreneur belimbing dan salah satunya adalah H Imam Surani yang merupakan pengurus Kelompok Tani Margomulyo, pemilik P4S Cemara Sari serta merupakan ahli andalan dari KTNA Jawa Timur.

Menyadari tugas sebagai pengemban peningkatan kompetensi petani, berbagai usaha pemberdayaan telah dilakukan baik melalui magang, seminar, diskusi serta penyebaran informasi melalui media cetak dan elektronik. Untuk menguatkan dan memenuhi pelayanan prima P4S Cemara Sari /KT Margomulyo dalam menyebarkan ilmu terutama  agribisnis Belimbing dan wirausaha perlu menyediakan infrastruktur yang memadai. Untuk itu dengan berswadaya mereka telah membangun gedung pelatihan/magang yang peresmiannya telah ditandatangani Ka BBPP Ketindan selaku pembina dari Kementan di daerah serta pengguntingan pita oleh Walikota Blitar pada tanggal 25 Oktober 2016. Kegiatan tersebut dihadiri oleh beberapa kalangan stake holder  di antaranya Pemkot Blitar, Dinas Pertanian Blitar, Kelompok tani Kota Blitar, Pengurus P4S Cemara Sari, Mahasiswa  dan masyarakat sekitar. Diharapkan dengan peresmian gedung pelatihan/magang tersebut, maka proses pemberdayaan oleh KT/P4S akan lebih baik. Inilah wujud pengabdian diklat dari, oleh dan untuk rakyat.

Bagikan Artikel :