Manfaat Bunga Matahari

Tahukah anda, kalau bunga indah ini memiliki seribu manfaat obat dari seluruh bagiannya?

Anda tentunya tidak asing lagi dengan bunga matahari, bukan? Ya, bunga matahari yang mempunyai nama latin Helianthus annuus L. ini adalah tumbuhan semusim populer dari suku kenikiran (Asteraceae), baik sebagai tanaman hias maupun tanaman penghasil minyak. Berasal dari Amerika Tropik bagian utara (Meksiko), tinggi tanaman mencapai 3 - 5m tergantung varietasnya, daun tunggal lebar, batang biasanya ditumbuhi rambut kasar, tegak, jarang bercabang. Bunga indah ini sangat unik, diantara keunikannya, bunga ini memiliki perilaku khas, yaitu bunganya selalu mengikuti pergerakan harian  matahari (heliotropisme) sehingga fotosintesis lebih efisien 10% dari pergerakan ini. Keunikan lainnya,bonggol bunga yang dapat mencapai diameter 30 cm ini ternyata adalah bunga majemuk, dimana terdapat dua tipe bunga yaitu, 1. bunga tepi atau bunga lidah yang membawa satu kelopak besar berwarna kuning cerah dan steril, dan 2. bunga tabung yang fertil dan menghasilkan biji. Bunga tabung ini jumlahnya bisa mencapai 2000 kuntum dalam satu tandan bunga. Penyerbukannya terbuka (silang) dan dibantu oleh serangga.

Bunga matahari menyukai tanah yang subur dan hangat. Tumbuhan ini menyukai suasana yang cerah. Mengingat asalnya, tumbuhan ini cocok tumbuh pada tempat dengan iklim subtropik. Di daerah tropika hasilnya tinggi jika ditanam pada dataran tinggi. Di daerah beriklim sedang seperti Eropa tumbuhan ini hanya bisa ditanam pada musim semi hingga musim gugur dan harus dihindari terkena frost (penyakit embun tepung). Kerapatan tanam biasanya 60.000 hingga 70.000 tanaman per ha.

Kultivar bunga matahari yang dirakit biasanya diarahkan pada salah satu kegunaan tertentu saja. Ada empat kelompok bunga matahari yang dibedakan berdasarkan kegunaannya, yaitu Pertama, kelompok penghasil minyak, dimanfaatkan minyak bijinya. Biji kelompok ini memiliki cangkang biji yang tipis dan kandungan minyaknya berkisar 48% hingga 52%. Untuk menghasilkan satu liter minyak diperlukan biji kira-kira 60 tandan bunga majemuk. Kedua, kelompok pakan ternak, dipanen daunnya sebagai pakan atau pupuk hijau. Ketiga, kelompok tanaman hias, yang memiliki warna kelopak yang bervariasi dan memiliki banyak cabang berbunga. Dan keempat, kelompok pangan, untuk dipanen bijinya sebagai bahan pangan.

Tahukah anda, kalau bunga indah ini memiliki seribu manfaat obat dari seluruh bagiannya?

Biji

Spoiler: Highlight to view

Dari biji bunga matahari dapat diperoleh minyak yang berwarna kuning kepucatan melalui penyulingan. Minyak bunga matahari kaya akan asam linoleat (C18:2), suatu asam lemak tak jenuh yang baik untuk menurunkan kolesterol, memperkuat saraf dan juga daya ingat. Pada kultivar bunga matahari untuk menghasilkan minyak yang mengandung 80% hingga 90% asam oleat, sementara kultivar untuk pangan memiliki hanya 25% asam oleat.

Selain untuk diambil minyaknya, biji bunga matahari juga dapat digunakan sebagai bahan pangan. Berdasarkan data dari Direktorat Gizi Departemen Kesehatan, biji bunga matahari ternyata mengandung gizi yang cukup lengkap. Ia mengandung minyak nabati dengan kadar kolesterol rendah, sehingga cocok dikonsumsi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi atau mengalami kelainan jantung. Semenjak abad ke-17 di Amerika dan Eropa bijinya digunakan untuk membuat tepung campuran roti atau diolah sebagai pengganti kopi serta cokelat dengan cara menyangrai tepung dari biji bunga matahari kemudian diseduh dengan air panas. Dapat juga dengan membuat produk olahan biji bunga matahari yang paling sederhana yaitu camilan kwaci. Kwaci bunga matahari merupakan salah satu sumber vitamin E yang sangat baik. Cukup sekitar 60 gram kwaci bunga matahari (tanpa kulit) yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan vitamin E setiap harinya. Umumnya, kebanyakan wanita sudah mengetahui khasiat vitamin E untuk regenerasi kulit, menghaluskan dan membuat kulit menjadi lebih muda dan indah. Tetapi vitamin E memiliki banyak fungsi dan khasiat lain yang sangat penting yaitu sebagai antioksidan yang penting bagi tubuh dengan cara menyebar ke seluruh tubuh untuk menetralkan radikal bebas yang dapat merusak sel dan juga memperbaiki struktur DNA yang rusak. Terpenuhinya kebutuhan vitamin E dapat mengurangi gejala penyakit asma, osteoarthritis dan rematik. Selain itu juga dikabarkan dapat mengurangi resiko terkena kanker usus besar, menurunkan kadar gejala rasa panas yang sering dialami wanita menopause, dan mengurangi komplikasi diabetes. Vitamin E juga diketahui banyak membantu memerangi kadar kolesterol jahat (LDL) yang tinggi dalam darah. Dan beberapa penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi vitamin E dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Selain yang telah disebutkan di atas, kwaci bunga matahari juga mengandung berbagai vitamin dan mineral lainnya seperti vitamin B1 (thiamin), vitamin B5, mangan, fosfor dan asam folat (vitamin B9). Bagi wanita yang ingin hamil, sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung asam folat (folic acid) paling tidak dua bulan sebelum merencanakan kehamilan. Asam folat ini penting untuk pembentukan dan perkembangan sel-sel darah merah dan sel-sel otak pada janin yang mulai terbentuk pada minggu ke 3-4 kehamilan. Asam folat juga diketahui berfungsi untuk mencegah risiko bayi lahir dengan cacat pembuluh saraf dan untuk menurunkan kadar homosistein darah. Kadar homosistein yang tinggi diketahui sebagai faktor resiko penyakit jantung. Kekurangan asam folat beresiko bayi lahir dengan cacat pembuluh saraf/otak dan sumsum tulang belakang.

Kandungan biji bunga matahari juga kaya magnesium, selenium, dan tembaga. Magnesium diperlukan untuk kesehatan tulang dan produksi energi. Magnesium bekerja menyeimbangkan kalsium tubuh, sehingga membantu otot dan syaraf lebih rileks, dan mencegah terjadinya kejang otot. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa magnesium membantu mengurangi gejala penyakit asma, menurunkan tekanan darah, dan mencegah sakit kepala/migrain, selain juga mengurangi resiko penyakit jantung dan stroke. Selenium, bersama vitamin E, membantu menjaga kesehatan kulit, rambut dan mata. Selain itu juga dipercaya dapat meningkatkan detoksifikasi tubuh dan membantu mencegah kanker. Tembaga dibutuhkan untuk pembentukan darah dan tulang, produksi pigmen melanin dari kulit dan rambut, dan pelepasan energi dari makanan. Beberapa khasiat lain dari biji bunga matahari diantaranya, meningkatkan nafsu makan, mengobati disentri berdarah, meringankan sakit campak, dan meningkatkan gairah.

Kelopak bunga

Spoiler: Highlight to view

Dapat digunakan sebagai pewarna, karena mengandung bahan pewarna kuning. Seduhan daun bunga matahari juga mempunyai khasiat sebagai diuretic (peluruh kencing), ekspektoran (pengeluar dahak) dan astringent yg baik sekali digunakan untuk mengobati demam yg tinggi.

Daun

Spoiler: Highlight to view

Daun yang diremas atau dilumatkan bisa digunakan untuk mengobati borok, bengkak dan gigitan serangga. Manfaat lainnya adalah anti inflamasi (anti peradangan), analgesic (penahan rasa sakit/nyeri), antipiretik (menurunkan demam) dan anti malaria.

Akar 

Spoiler: Highlight to view

Akar dapat berfungsi sebagai anti inflamasi (anti peradangan), analgesic (penahan rasa sakit), antitusif (batuk tidak berdahak), diuretic (peluruh air seni), batu ginjal, bronchitis dan leucorrhoea (keputihan).

Sumsum dari batang dan dasar bunga (reseptaculum)  

Spoiler: Highlight to view

Dalam suatu percobaan diketahui, sumsum dari batang dan dasar bunga (reseptaculum) yang berisi hemicellulose ternyata berhasil menghambat sarcoma dan ehrlich asitic carcinoma (jenis sel tumor/kanker) pada tikus percobaan. Karena itu ia juga bisa dimanfaatkan untuk mengobati kanker, misalnya kanker lambung dan kanker esophagus (saluran makanan dan cairan dari tenggorokan sampai lambung). Sementara fungsi lainnya adalah untuk merangsang energi vital, menenangkan liver, merangsang pengeluaran air kencing, menghilangkan rasa nyeri pada waktu buang air kencing, nyeri lambung, hematuria (air kencing berdarah), Chyluria (air kencing berlemak) dan malignant mole (kanker kulit).

Bagikan Artikel :