SELAMAT DATANG RAMADHAN 1438 H

Udara bersih, sejuk dan cuaca cerah menandai akan segera datangnya bulan yang ditunggu-tunggu oleh umat mukmin sedunia dengan suka cita. Terbayang indahnya barisan orang bersujud dalam balutan pakaian taqwa untuk memuja Tuhannya melalui tarawih. Perbedaan jumlah rakaat tidaklah menjadi sesuatu yang layak dipertentangkan, tetapi menjadi bagian dari barakah ketinggian ilmu dan kebajikan. Melalui ijtihad  sahabat  Rasullullah SAW yaitu Umar bin Khattab  RA telah dibumikan  tarawih dalam barisan berjamaah dan dilanjutkan sampai sekarang.

Layaknya seorang kekasih yang telah lama dinanti, Ramadhan memberi harapan akan keindahan rasa keimanana yang hanya mampu dinikmati melalui kedalaman kalbu dan ketulusan  rasa. Diselingi dengan lantunan tasbih yang menggema dan menggetarkan hati , maka nuansa kerinduan hamba yang mengharap cinta Tuhannya telah menorehkan catatan tinta emas. Tidak terkecuali seluruh alam semesta juga merespon Ramadhan dengan bahagia. Bahkan di akhir detik Ramadhan , terdengar doa-doa para hamba untuk dapat dipertemukan kembali dengan Ramadhan di tahun depan. Bukti rasa cinta dan kerinduan yang selalu ingin didekap, dirasakan dan dijalani dengan kekuatan iman.

Ramadhan merupakan bulan suci di mana hanya hamba yang beriman saja yang dipanggil untuk menunaikan kewajiban berpuasa. Hal ini dikarenakan Ramadhan adalah hadiah terindah dari Tuhan yang didalamnya mengisyaratkan perlunya usaha untuk meraih keutamaannya sebagai bagian dari sunnahNYA. Hadiah hikmah yang tersembunyi dari Ramadhan dapat disebutkan beberapa yaitu :

  1. Sebagai pembeda antara hamba yang beriman dan tidak beriman sebagaimana tersurat dalam Al Qur’an Surat Al Baqarah ayat 183.
  2. Waktu di mana setiap amalan kebajikan ditingkatkan berkali-kali pahalanya bagi hamba beriman.
  3. Segala dosa akan diampuni Allah SWT selama hamba memohon dengan sungguh-sungguh dan tulus.
  4. Terdapat malam Lailatulqodar, yaitu malam yang lebih utama dari seribu bulan dan malaikat turun menyampaikan rahmah yang diperintahkan Tuhan untuk manusia serta mengaamiinkan doa-doa para hamba .
  5. Waktu dimana manusia diajarkan untuk berbagi kasih sayang melalui contoh kewajiban berpuasa dan membayar zakat fitah. Bagi yang berhalangan maka boleh tidak berpuasa dan mengqhada di lain waktu atau bagi yang tidak mampu seperti sakit atau tua renta maka dapat digantikan dengan membayar fidyah (sekali makan untuk fakir miskin).
  6. Bulan di mana lantunan ayat suci Al Qur’an akan menghiasi hari-hari para mukmin baik pagi, siang atau malam hari di setiap tempat.
  7. Barisan manusia beriman akan bersujud dalam shalat tarawih dan witir baik yang dilakukan dengan 11 rakaat atau 23 rakaat . Kegiatan tersebut akan semarak di masjid, mushola, hotel, perkantoran atau rumah-rumah para mukmin dan akan diikuti oleh mereka yang masih kanak-kanak sampai kakek nenek dengan berbagai status sosial.
  8. Bulan di mana terbuka peluang usaha dan beramal lebih banyak. Bagi yang ingin beramal sembari berbagi maka dapat menjual makanan takjil atau berbuka puasa dengan harga murah, halal dan sehat. Sedangkan bagi yang berusaha maka menyiapkan kuliner khas bulan puasa akan banyak membantu perekonomian keluarga, itu sebagai bagian dari barakah orang yang mau berusaha.
  9. Kesempatan tubuh secara fisik diistirahatkan dari beroperasi. Sebagaimana layaknya sebuah mesin maka perlu perawatan dan puasa adalah salah satu metode perawatan tubuh fisik yang handal dan telah disepakati oleh para ahli.
  10. Fakta telah membuktikan bahwa berpuasa dapat menurunkan kolesterol, membantu menurunkan tekanan darah, mengobati penyakit magh, menurunkan tingkat emosi (stres),  menurunkan berat badan, serta penyakit lainnya. Hal ini dikarenakan  jumlah asupan makan lebih sedikit namun kualitasnya  lebih baik. Jadi berpuasa adalah salah satu metode pengobatan yang efisien dan murah.
  11. Berpuasa mengajarkan manusia untuk tidak berburu dunia semata tetapi keseimbangan dunia akherat. Bekerja dengan tulus adalah beribadah, sekaligus dikendalikan melalui berpuasa sehingga hal-hal yang menyebabkan batalnya puasa akan berusaha dijauhi. Makan, minum, berkumpul suami istri, bergosip, memfitnah, korupsi, berbohong, menggunjing dll akan dihindari sejauh mungkin. Suatu proses pembelajaran mengalahkan diri sendiri yang amat efektif dan akan menghasilkan kinerja profesional.
  12. Bulan di mana Al Qur’an diturunkan kepada nabi Muhammad SAW yang mengajarkan agar manusia mau belajar membaca. Tujuannya adalah ilmu pengetahuan menjadi bagian yang harus selalu ditingkatkan untuk mengenal Tuhan dan bersujud akan kekuasaanNYA. Bahkan proses menggali ilmu pengetahuan disyaratkan bagi muslim adalah seumur hidup. Contoh ketinggian dan kemuliaan ilmu pengetahuan telah ditamsilkan oleh Allah SWT melalui proses Isra’ mi’roj nabi Muhammad SAW untuk menerima perintah shalat 5 waktu.
  13. Masa di mana para fakir miskin dapat merasakan barakah dari banyaknya umat yang ingat TuhanNYA untuk mau berbagi rizki, karena pada rizki yang telah diberikan kepada kita ada sebagian milik para fakir miskin yang harus segera dikeluarkan untuk membersihkannya. Rizki yang akan dinafkahkan kepada keluarga harusnya halal, bersih dan toyyib (baik).
  14. Proses panjang, sabar, istiqomah untuk intropeksi diri dan mengasah kualitas diri melalui puasa Ramadhan, Shalat Tarawih, Tadarrus Al Qur’an , Zakat Fitrah dan Mal, Bersedekah untuk Fakir Miskin, dan kegiatan positip lainnya semata mencari ridho Alloh SWT dan berharap pulang di akhir Ramadhan meraih status Fitri sehingga pantas untuk merayakannya.
  15. Untaian airmata kebahagiaan karena mampu melalui puasa Ramadhan dengan baik dan enggan melepaskannya pergi serta berharap dapat menjumpai Ramadhan di tahun depan dengan cinta dan kerinduan yang dalam. Harapan dari tangan-tangan yang tengadah berdoa menggugah rasa iman dan menguras airmata. Diiringi dengan gema takbir, takhmid dan tasbih akan membuat manusia terasa kerdil, kecil dan tak berdaya di hadapan Tuhan. Ini hanya ada di waktu Ramadhan.
  16. Lautan manusia bersujud dengan mengagungkan dan memuja Tuhan sebagai penutup Ramadhan di lapangan terbuka atau masjid-masjid. Gema takbir, takhmid dan tasbih menghiasi setiap bibir yang berjalan menuju TuhanNYA, lalu membentuk barisan shaf tanpa dikomando dan bersimpuh, Ya Allah Tiada satupun yang patut disembah kecuali ENGKAU, di pundakMU tergantung setiap makhluk, tiada beranak dan diperanakkan dan tiada sesuatupun yang setara denganMu. Harta, anak, keturunan, pangkat, jabatan dan kekuasaan tidak ada apa-apanya, hanya ada ENGKAU, Ya ALLAH.

Nah Itu sebagian hadiah hikmah yang semoga dapat kita raih. Selamat datang Ramadhan 1438 Hijriah semoga kami mampu menggandengamu dengan cinta, iman dan kasih tulus berdasarkan kuasa Ilahi Rabby. Aamiin.

Bagikan Artikel :