Telp/Fax 0341-927123 / 429725

|

Ciptakan Kemandirian Pangan, Kelompok Wanita Tani di Kediri Terapkan Urban Farming

Yeniartha
Feb 19, 2026

KEDIRI – Upaya penguatan ketahan pangan keluarga di wilayah perkotaan Kediri terus digalakkan, salah satunya melalui pembentukan Kelompok Wanita Tani (KWT) Pada 8/2/26 KWR Sekar Arum di Kelurahan Balowerti Kecamatan Kota resmi dibentuk. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pemanfaatan lahan pekarangan melalui konsep urban farming sekaligus sebagai wadah pemberdayaan perempuan dalam bidang pertanian perkotaan, pengelolaan pekarangan, serta peningkatan ekonomi keluarga berbasis hasil pertanian.

Kegiatan pembentukan KWT ini didampingi oleh Rika Margi Novitasari selaku penyuluh pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) yang bertugas di Kelurahan Balowerti, yang bertugas memberikan pembinaan teknis dan penguatan kelembagaan kelompok.

Pembentukan KWT dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan pangan sehat dan bergizi di lingkungan keluarga, optimalisasi lahan pekarangan di wilayah perkotaan, pemberdayaan perempuan dalam mendukung ketahanan pangan, dukungan terhadap program pemerintah dalam penguatan pangan berbasis rumah tangga.

Urban farming menjadi solusi tepat di wilayah perkotaan seperti Balowerti karena dapat dilakukan melalui budidaya sayuran daun, cabe, tomat, tanaman obat keluarga (Toga) hingga sistem vertikultur dan polybag.

Melalui pendampingannya, Rika Margi Novitasari menegaskan bahwa KWT Sekar Arum akan diarahkan pada praktek urban farming berkelanjutan seperti pemanfaatan pekarangan sempit dengan sistem vertikultur dan polybag, penggunaan pupuk organik dan pengendalian hama ramah lingkungan, pengembangan produk olahan sederhana untuk meningkatkan nilai tambah. Hal ini ia tegaskan saat memberikan pendampingan kedua pada Rabu (18/2/2026).

Ketua KWT terpilih, Suhartatik menyampaikan komitmennya untuk menjadikan KWT Sekar Arum sebagai kelompok yang aktif, produktif dan mampu menjadi contoh pertanian perkotaan Kota Kediri.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mewujudkan kemandirian pangan Indonesia dengan meningkatkan produksi dan memperluas area pertanian, sejalan dengan mandat Presiden untuk mengurangi ketergantungan impor dan mencapai kedaulatan pangan. Melalui berbagai program modernisasi pertanian, pelibatan teknologi, dan peningkatan kapasitas petani, ia menegaskan kesiapan dan kemampuan Indonesia untuk mencapai target tersebut.

Sejalan dengan arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Idha Widi Arsanti, menegaskan bahwa kemandirian pangan hanya dapat dicapai apabila didukung oleh sumber daya manusia pertanian yang kompeten, adaptif terhadap teknologi, dan memiliki karakter kerja yang kuat. Oleh karena itu, penguatan kapasitas SDM melalui pelatihan, pendampingan, dan pembelajaran aplikatif menjadi fokus utama dalam mendukung pembangunan pertanian nasional.

Dengan terbentuknya KWT Sekar Arum diharapkan terwujud kemandirian pangan keluarga, peningkatan pendapatan rumah tangga serta lingkungan yang lebih hijau dan sehat melalui gerakan urban farming di Kelurahan Balowerti. Rika Margi/ Humas BBPP Ketindan

Diterbitkan di megapolitannews.com

Similar Post