Malang – Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan menerima kunjungan PT Daya Santosa Rekayasa bersama Gyeongbuk Agricultural Material Futures Club Korea, Rabu (30/9/2026). Kunjungan yang diikuti 17 orang tersebut menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai pengelolaan smart greenhouse, sekaligus membuka peluang penguatan jejaring kerja sama di bidang pertanian modern.
Rombongan diterima oleh Ketua Kelompok Substansi Penyelenggaraan Pelatihan BBPP Ketindan, Junni Fardiana, bersama Widyaiswara serta staf Penyelenggaraan Pelatihan dan Program dan Kerjasama BBPP Ketindan.
Rombongan dipimpin oleh BK Liu, perwakilan perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Gyeongbuk Agricultural Material Futures Club Korea. Dalam sambutannya, BK Liu menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk mengetahui sekaligus menambah wawasan mengenai operasional smart greenhouse yang dikelola BBPP Ketindan.
“Kami berharap dapat memperoleh wawasan dan pengalaman yang baik dari operasional smart greenhouse di BBPP Ketindan. Terima kasih atas sambutan dan penerimaan yang baik. Semoga ke depan dapat terjalin kerja sama dengan BBPP Ketindan,” ujar BK Liu.
Mewakili Kepala BBPP Ketindan, Junni Fardiana menyampaikan bahwa kunjungan tersebut tidak hanya menjadi kesempatan untuk memperkenalkan fasilitas BBPP Ketindan, tetapi juga menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan, bertukar pengalaman, dan membangun jejaring kerja sama di bidang pertanian modern. “Bagi kami, kunjungan seperti ini bukan hanya menjadi kesempatan untuk memperkenalkan fasilitas yang dimiliki BBPP Ketindan, tetapi juga menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan, bertukar pengalaman, dan membangun jejaring kerja sama di bidang pertanian modern,” ungkap Junni.
Ia berharap diskusi dapat berlangsung secara terbuka sehingga kedua pihak dapat saling belajar. Menurutnya, pengalaman PT Daya Santosa Rekayasa dan Gyeongbuk Agricultural Material Futures Club dalam praktik, teknologi, maupun pendekatan pertanian modern dapat menjadi bahan pembelajaran bagi BBPP Ketindan. Sebaliknya, pengalaman pengelolaan smart greenhouse di BBPP Ketindan diharapkan dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi rombongan.
Kunjungan tersebut sejalan dengan dorongan Kementerian Pertanian untuk memperkuat transformasi pertanian melalui pemanfaatan teknologi dan pengembangan sumber daya manusia. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pembangunan pertanian modern membutuhkan SDM yang mampu mengikuti perkembangan teknologi serta memiliki kemampuan untuk mengimplementasikannya di lapangan.
Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan bahwa SDM pertanian yang kompeten dan adaptif terhadap perkembangan teknologi menjadi bagian penting dalam mendukung pertanian modern. BPPSDMP juga terus mendorong pembelajaran dan pengembangan kompetensi yang dapat mempercepat adopsi inovasi pertanian.
Kunjungan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan smart greenhouse BBPP Ketindan. Para peserta memperoleh penjelasan mengenai pengelolaan greenhouse, fasilitas, sarana dan prasarana, serta infrastruktur pendukung yang digunakan dalam kegiatan budidaya berbasis teknologi.
Selama meninjau seluruh smart greenhouse, peserta juga berdiskusi dan bertukar pengalaman bersama Widyaiswara BBPP Ketindan, Saeroji dan Lutfi Tri Andriani, yang memandu kegiatan. Diskusi berlangsung secara interaktif dengan membahas berbagai aspek teknis maupun pengelolaan smart greenhouse.
Melalui kunjungan ini, BBPP Ketindan tidak hanya memperkenalkan pemanfaatan smart greenhouse sebagai sarana pembelajaran pertanian modern, tetapi juga membuka ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman dengan mitra internasional. Kolaborasi semacam ini diharapkan dapat memperluas wawasan, memperkaya pembelajaran, serta mendukung pengembangan inovasi dan SDM pertanian yang adaptif terhadap perkembangan Tekonologi. Humas BBPP Ketindan
Diterbitkan di https://megapolitannews.com/2026/09/30/perkuat-pertukaran-pengetahuan-pertanian-modern-upt-kementan-terima-kunjungan-mitra-korea/


