Telp/Fax 0341-927123 / 429725

|

Perkuat SDM dan Kewirausahaan, Brigade Pangan Jember Siap Kawal Swasembada Pangan Berkelanjutan

Nadif
Jun 24, 2026

JEMBER – Upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia pertanian sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan generasi muda dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan terus dilakukan Kementerian Pertanian. Salah satunya melalui Pelatihan Teknis Brigade Pangan Provinsi Jawa Timur Angkatan V yang diselenggarakan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan bekerja sama dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Jember pada 22–24 Juni 2026.

Pelatihan yang diikuti para pengurus Brigade Pangan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Jember, Moh. Djamil. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kondisi geopolitik global saat ini turut memengaruhi sektor pertanian, mulai dari terganggunya rantai pasok hingga meningkatnya biaya energi yang berdampak pada produksi pangan.

Menurut Djamil, perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian saat ini sangat besar, ditandai dengan meningkatnya dukungan anggaran dan berbagai program strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Selain itu, peran Perum Bulog juga semakin optimal dalam menyerap hasil panen petani sekaligus menjaga ketersediaan pangan nasional.

“Pelatihan ini sangat tepat bagi generasi muda karena mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan yang berorientasi pasar. Pertanian tidak hanya berbicara soal produksi, tetapi juga bagaimana menghasilkan produk yang memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar,” ujar Djamil.

Ia menambahkan bahwa pelatihan ini menjadi sarana peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan sikap bagi anggota Brigade Pangan dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

“Sertifikat hanyalah simbol, yang paling penting adalah bagaimana hasil pelatihan ini dapat dikembangkan dan diterapkan melalui kolaborasi dengan kelompok tani, gabungan kelompok tani, penyuluh pertanian, pemerintah desa, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya,” tambahnya.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa upaya mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan harus terus diperkuat seiring pertumbuhan jumlah penduduk Indonesia yang terus meningkat setiap tahun. Menurutnya, keberlanjutan program-program strategis pertanian menjadi kunci untuk menghadapi berbagai tantangan, termasuk potensi krisis pangan global akibat perubahan iklim dan fenomena El Niño.

“Meskipun tantangan yang dihadapi semakin besar, masih ada generasi muda yang siap melanjutkan pembangunan pertanian. Karena itu, perjuangan mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan tidak boleh berhenti,” tegas Mentan Amran.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian terus memperkuat swasembada pangan melalui berbagai program strategis seperti Cetak Sawah Rakyat (CSR), Optimalisasi Lahan (OPLAH), pompanisasi, penyediaan benih unggul, serta pupuk bersubsidi. Menurutnya, keberhasilan program-program tersebut membutuhkan dukungan aktif generasi muda melalui Brigade Pangan.

Pada kesempatan yang sama, Widyaiswara BBPP Ketindan, Nining Hariyani, menekankan bahwa Brigade Pangan memiliki peran strategis sebagai penggerak pembangunan pertanian modern di tingkat lapangan. Oleh karena itu, anggota Brigade Pangan perlu dibekali kemampuan teknis, manajerial, dan kewirausahaan agar mampu menjadi pelaku usaha pertanian yang profesional dan berdaya saing.

“Jadikan pelatihan ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen dalam mendukung pembangunan pertanian nasional sekaligus mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan,” pungkas Nining. Nining Hariyani*

Diterbitkan di https://megapolitannews.com/2026/06/24/perkuat-sdm-dan-kewirausahaan-brigade-pangan-jember-siap-kawal-swasembada-pangan-berkelanjutan/

Similar Post