Telp/Fax 0341-927123 / 429725

|

Gelar Pelatihan Teknis Dukung Swasembada Pangan, UPT Pelatihan Kementan Perkuat Sinergi Penyuluh dan Brigade Pangan

Nadif
May 23, 2026

Malang – Upaya mewujudkan swasembada pangan nasional membutuhkan sinergi yang kuat antara penyuluh pertanian, petani, serta Brigade Pangan sebagai garda terdepan penguatan produksi pangan di lapangan. Untuk itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pertanian menjadi langkah strategis guna mendukung pertanian modern dan berkelanjutan.

Sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan terus memperkuat kompetensi penyuluh melalui Pelatihan Teknis Penyuluh Pertanian Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan yang berlangsung pada 19–21 Mei 2026.

Pelatihan ini diikuti oleh 18 penyuluh pertanian perwakilan Kabupaten Malang dengan metode blended learning, yakni pembelajaran daring pada hari pertama, kemudian dilanjutkan secara luring melalui praktik dan pendalaman materi pada hari kedua dan ketiga.

Dalam mendukung percepatan swasembada pangan, penyuluh pertanian memiliki peran strategis sebagai pendamping, fasilitator, edukator, sekaligus motivator bagi petani dan Brigade Pangan. Penyuluh menjadi ujung tombak dalam meningkatkan kapasitas petani melalui penerapan teknologi budidaya yang efektif, ramah lingkungan, dan berorientasi pada peningkatan produktivitas.

Melalui pelatihan ini, peserta dibekali berbagai kompetensi teknis, mulai dari inovasi teknologi pertanian, mekanisasi pertanian, pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT), adaptasi perubahan iklim, penguatan kelembagaan petani, hingga pendampingan Brigade Pangan.

Selain materi di kelas, peserta juga mengikuti praktik lapangan berupa demonstrasi penggunaan drone sprayer untuk aplikasi pestisida nabati Micessla, praktik pembuatan Micessla, serta penerapan digitalisasi penyuluhan melalui pengisian E-Pusluh, unggah bukti kegiatan Brigade Pangan pada aplikasi S2 Monev Brigade Pangan, hingga interpretasi data melalui Simotandi.

Antusiasme peserta terlihat tinggi selama pelatihan berlangsung. Para penyuluh berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan dengan melibatkan pengurus Brigade Pangan bersama penyuluh pendamping agar penguatan kapasitas di lapangan berjalan lebih optimal. Mereka juga mendorong dukungan sarana modern, termasuk pengadaan drone sprayer, guna mempercepat penerapan pertanian berbasis teknologi.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa penguatan SDM pertanian dan modernisasi menjadi kunci utama dalam mempercepat peningkatan produksi pangan nasional.

“Kita harus bergerak cepat dengan pertanian modern. Mekanisasi, teknologi, dan penguatan SDM pertanian menjadi kunci menuju swasembada pangan,” tegas Amran.

Senada, Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa penyuluh pertanian harus mampu menjadi motor penggerak transformasi pertanian modern di tingkat lapangan.

“Penyuluh pertanian harus adaptif terhadap teknologi dan mampu mendampingi petani dalam penerapan inovasi pertanian modern agar produktivitas terus meningkat,” ujar Santi.

Melalui penguatan sinergi antara penyuluh pertanian dan Brigade Pangan, diharapkan tercipta sistem pertanian yang maju, mandiri, dan modern guna mendukung terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan di Indonesia. Lutfi Tri Andriani/ Humas BBPP Ketindan

Diterbitkan di https://megapolitannews.com/2026/05/22/gelar-pelatihan-teknis-dukung-swasembada-pangan-upt-pelatihan-kementan-perkuat-sinergi-penyuluh-dan-brigade-pangan/

Similar Post