Surabaya – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum bagi petani di Kota Surabaya untuk memperkuat semangat meningkatkan produksi pangan melalui percepatan tanam padi. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Luas Tambah Tanam (LTT) yang dilaksanakan serentak di sejumlah wilayah pada Rabu (20/5/2026).
Kegiatan LTT berlangsung di Kecamatan Benowo, Bulak, dan Sukolilo dengan total luas tanam mencapai 10,03 hektare. Gerakan percepatan tanam ini menjadi bagian dari dukungan petani terhadap program swasembada pangan nasional serta upaya menjaga ketahanan pangan berkelanjutan.
Di Kecamatan Benowo, kegiatan tanam dilaksanakan di Kelurahan Kandangan bersama Kelompok Tani Kandangan Jaya dengan luas 5 hektare dan didampingi penyuluh pertanian Wulan. Sementara di Kecamatan Bulak, kegiatan berlangsung di Kelurahan Sukolilo Baru bersama Kelompok Tani Sumber Rejeki seluas 3 hektare dengan pendampingan penyuluh pertanian Dicky.
Sedangkan di Kecamatan Sukolilo, LTT dilakukan di Kelurahan Keputih bersama Kelompok Tani Bahari Karya dengan luas tanam 2,03 hektare melalui pendampingan penyuluh pertanian Enies.
Petani memanfaatkan varietas unggul seperti Inpari 32 dan Ciherang yang dikenal memiliki produktivitas tinggi, adaptif terhadap kondisi lahan, serta cukup tahan terhadap serangan penyakit tanaman. Penggunaan benih unggul diharapkan mampu mendukung peningkatan hasil panen.
Selain percepatan tanam, penyuluh pertanian terus melakukan pendampingan kepada petani terkait penerapan budidaya yang baik, mulai dari pengaturan pola tanam, pemupukan berimbang, pengelolaan irigasi, hingga pengendalian organisme pengganggu tanaman.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa percepatan tanam menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan produksi pangan nasional.
“Percepatan tanam harus terus dilakukan agar produksi meningkat dan target swasembada pangan dapat tercapai,” ujar Mentan Amran.
Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa keberhasilan program peningkatan produksi pangan sangat dipengaruhi oleh peran aktif penyuluh dalam mendampingi petani di lapangan.
Melalui semangat Hari Kebangkitan Nasional, petani Surabaya menunjukkan komitmen untuk terus menjaga produktivitas pertanian sebagai kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendukung swasembada pangan Indonesia. Navy/Asep Koswara
Diterbitkan di megapolitannews.com


