Telp/Fax 0341-927123 / 429725

|

Poktan Jaya Sakti Kediri Perkuat Solidaritas Petani Lewat Pertemuan Rutin Bulanan

Nadif
May 10, 2026

Kediri – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan dari tingkat akar rumput. Salah satunya ditunjukkan Kelompok Tani (Poktan) Jaya Sakti, Kelurahan Balowerti, Kecamatan Kota, Kota Kediri, melalui pelaksanaan pertemuan rutin bulanan yang menjadi wadah koordinasi, evaluasi, sekaligus penguatan kapasitas petani.

Kegiatan yang berlangsung pekan ini (9/5/2026) tersebut dihadiri anggota kelompok tani, penyuluh pertanian lapangan (PPL), serta perangkat kelurahan. Suasana diskusi berlangsung aktif dan penuh antusiasme, menandakan tingginya semangat petani dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian di wilayah perkotaan.

Pertemuan rutin ini menjadi agenda penting Poktan Jaya Sakti dalam membangun komunikasi antaranggota sekaligus menyampaikan berbagai informasi terbaru terkait budidaya tanaman, pengelolaan lahan, hingga perkembangan pertanian perkotaan.

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) pendamping, Rika Margi Novitasari, menegaskan bahwa kekompakan kelompok tani menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan pertanian di tingkat lapangan.

“Pertemuan rutin seperti ini sangat penting untuk mempererat komunikasi antaranggota kelompok sekaligus menjadi sarana berbagi informasi dan solusi terkait berbagai permasalahan pertanian yang dihadapi petani,” ujarnya.

Selain penguatan kelembagaan kelompok, para petani juga mendapatkan pendampingan mengenai pengelolaan tanaman, optimalisasi pemanfaatan lahan, serta penguatan peran petani dalam mendukung ketahanan pangan. Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi antara anggota kelompok tani dan penyuluh terkait kondisi tanaman, kebutuhan sarana produksi pertanian, hingga rencana pengembangan kelompok ke depan.

Sejumlah anggota juga menyampaikan harapan agar produktivitas pertanian di wilayah Balowerti terus meningkat meski berada di kawasan perkotaan.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa penguatan ketahanan pangan nasional harus dimulai dari penguatan petani dan kelembagaan di tingkat bawah.

“Ketahanan pangan tidak bisa dibangun sendiri. Kuncinya ada pada petani yang kuat, solid, dan terus bergerak meningkatkan produksi,” tegas Amran.

Senada, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa keberadaan kelompok tani menjadi elemen penting dalam mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

“Kelompok tani harus menjadi ruang belajar, ruang kolaborasi, dan ruang tumbuh bagi petani agar semakin adaptif, mandiri, dan berdaya saing,” ujarnya.

Melalui pertemuan rutin yang dilaksanakan secara konsisten, Poktan Jaya Sakti diharapkan semakin solid, aktif, dan mampu berkembang menjadi kelompok tani mandiri yang berkontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan di Kota Kediri. Rika Margi Novitasari/Humas BBPP Ketindan

Diterbitkan di lajurpertanian.com dan megapolitannews.com

Similar Post