Petani Blitar Tertarik Aneka Tanaman Obat dan Aquaponik di BBPP Ketindan

Sejumlah 80 orang petani dari Blitar yang dikawal oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan praktek lapang untuk peningkatan kapasitas dan keterampilan dalam penanganan OPT tanaman padi di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan. Selain melaksanakan kegiatan praktek lapang pembuatan pestisida nabati dan pestisida hayati,  peserta juga diajak keliling balai untuk mengetahui lebih jauh sarana dan prasarana serta kebun praktek BBPP Ketindan. 

Saat berkeliling dikawasan lahan tanaman obat, para peserta petani tersebut tertarik akan ragam tanaman obat terutama yang bisa digunakan sebagai pestisida nabati. Dari banyaknya ragam tanaman tersebut banyak dijumpai oleh peserta tetapi mereka tidak mengetahui nama dan manfaatnya serta cara penggunaan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti yang dijelaskan oleh Dewi Melani selaku widyaiswara koordinator departemen proteksi di BBPP Ketindan kepada peserta, bahwa banyak tanaman maupun limbah pertanian yang bisa digunakan sebagai pupuk organik maupun pestisida nabati. Dan manfaatnya sangat besar terutama dalam pengelolaan pertanian ramah lingkungan bebas pestisida kimia. 

Melanjutkan dari kegiatan di lahan tanaman obat, peserta kembali tertarik ketika melihat aquaponik yang juga merupakan sumber atau media pembelajaran bagi peserta atau pengunjung di BBPP Ketindan. Hal-hal seperti ini ingin sekali bisa dipraktikkan oleh petani di wilayah mereka masing-masing. Aquaponik menurut salah satu dari peserta adalah media tanam yang sangat baik dibudidayakan ditengah lahan pertanian yang semakin sempit dan terutama di rumah-rumah bisa dibudidayakan sendiri. Selain menghemat tempat juga menambah nilai ekonomis dalam keluarga serta menyehatkan.

Bagikan Artikel :