Profesional, Mandiri, Berdaya Saing Wujudkan SDM yang Kompeten

Profesional berati menghasilkan SDM bertanggungjawab dengan segala yang menjadi kewajiban dan berani menanggung resiko dari setiap pengambilan keputusan yang telah dibuat. Seorang yang profesional akan menghasilkan hasil terbaik untuk konsumen apabila dia seorang produsen sehingga akan terjadi jaminan kepercayaan.

Mandiri dapat diartikan bahwa SDM pertanian tidak tergantung pada orang lain namun mampu melakukan koordinasi dan kerjasama untuk tujuan terbaik. Bila sikap mandiri telah melekat, maka harga diri sebagai pelaku usaha dapat ditegakkan. Dan berdaya saing mengindikasikan bahwa selain kemampuan individual dalam kompetensi teknis atau manajerial maka pelaku usaha harus mampu menang dalam kancah bisnis global terutama dengan telah terbukanya pasar internasioanl di Indonesia dimana barang dan jasa dari luar negeri akan dengan mudah masuk ke pasar kita. Tentu bila berbicara pasar barang, maka kualitas barang/produk harus bagus agar konsumen mengambil dari kita dengan harga terjangkau.

Daya saing tersebut harus pula terstandar sehingga untuk standarisasi kompetensi SDM telah diadakan program sertifikasi profesi sedang untuk barang ada SNI. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian,  Momon Rusmono dalam arahan kepada seluruh jajaran dan staf Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan serta dihadapan 120 orang peserta pelatihan vokasi pengolahan hasil  tanaman cabai dan perbenihan jagung dari 4 Propinsi yaitu Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT.

 

Bagikan Artikel :