Telp/Fax 0341-927123 / 429725

|

BBPP Ketindan Panen Buah Melon Ramah Lingkungan, Sambut Ramadan dan Digemari Konsumen Korea

Yeniartha
Feb 26, 2025

Tugusatu.com- Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan, Malang, Jawa Timur, menghasilkan buah melon ramah lingkungan kualitas premium. Buah yang kaya nutrisi ini sangat cocok untuk buka puasa Ramadan.

Momentum menjelang Ramadan menjadi berkah bagi petani milenial yang membudidayakan buah melon berteknologi smart greenhouse di BBPP. Panen sebanyak 363 pohon menghasilkan 586 kg, rata-rata 1,62 kg per buah. Di tempat itu, petani menanam 840 tanaman buah melon yang benihnya disemai sejak November 2024.

“Smart greenhouse ini tidak ada masalah dengan iklim, cuaca dan penyakit karena semuanya terkontrol,” kata Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, Jumat (21/2).

Teknik Budi daya pun tanpa perlu pestisida sehingga ramah lingkungan karena seluruh perawatan menerapkan teknologi Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (AI).

Petani bisa memantau tanaman kapan pun, sebab dilengkapi dengan perangkat sistem kontrol nutrisi, pompa air dan kipas angin yang semuanya berfungsi secara otomatis. Energinya memanfaatkan panel tenaga Surya.

Alhasil, kualitas buahnya sangat bagus. Buah memiliki rasa dominan manis, segar, dan renyah. Smart Greenhouse berteknologi low cost smart farming di BBPP senilai Rp247,658 juta seluas 385 meter persegi bersumber dari APBN 2024 Dirjen Hortikultura. Di tempat itu ada empat varietas unggulan yang ditanam, yaitu sweet lavender, the blues, talent, dan D25.

Menurut Arsanti, investasi seperti itu bila dikembangkan oleh petani di berbagai lokasi, balik modal sekitar 2 tahun sampai 4 tahun. Penerapan teknologi ini meningkatkan pendapatan dengan ROI (Return on Investment) mencapai 112%.

“Harga jual buah melon bisa mencapai Rp25 ribu per kg hingga Rp35 ribu per kg. Pasarnya supermarket, hotel dan konsumen dari Korea atau bergantung seberapa mahal buah bisa dijual,” tuturnya.

Saat ini, pasar melon terbuka lantaran konsumen Korea begitu minat dengan buah jenis ini. Termasuk hotel dan restoran bakal menyerap buah berkualitas premium tersebut.

“Kedepan kerja sama dengan Korea berharap ekspor ke sana. Setidaknya memasok restoran Korea karena produk sesuai konsumen Korea. Langkah awal negosiasi pasar ke restoran Korea. jika volume mencukupi bisa ekspor,” ujarnya.

Diterbitkan di tugusatu.com

Similar Post