Malang – Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan menggelar kegiatan pembinaan pegawai yang dipimpin langsung oleh Plt. Kepala BBPP Ketindan sekaligus Kepala Pusat Pelatihan Pertanian (Kapuslatan) Kementerian Pertanian, Tedy Dirhamsyah. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia pertanian sekaligus meningkatkan semangat dan profesionalisme aparatur di lingkungan BBPP Ketindan.
Dalam arahannya, Tedy menegaskan bahwa pegawai memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan program pembangunan pertanian, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan dan penguatan sumber daya manusia pertanian yang unggul.
“Keberhasilan program pertanian sangat ditentukan oleh kualitas SDM yang profesional, disiplin, adaptif, dan memiliki semangat melayani. Karena itu, seluruh pegawai harus terus meningkatkan kompetensi dan integritas dalam bekerja,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun budaya kerja yang kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada hasil, terutama dalam menghadapi tantangan sektor pertanian yang semakin dinamis.
Dalam kesempatan itu, Plt Kepala BBPP Ketindan juga memberikan motivasi kepada seluruh pegawai agar terus menjaga kekompakan, meningkatkan disiplin kerja, serta memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan insan pertanian.
Menurutnya, lembaga pelatihan pertanian memiliki peran penting dalam mencetak SDM pertanian yang kompeten dan mampu menjawab tantangan pembangunan pertanian modern.
BBPP Ketindan sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis pelatihan di bawah BPPSDMP diharapkan terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelatihan, pengembangan kompetensi aparatur, serta pelayanan kepada stakeholder pertanian.
Melalui pembinaan tersebut, diharapkan seluruh pegawai BBPP Ketindan semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan pertanian Indonesia.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebelumnya menegaskan bahwa keberhasilan program swasembada pangan sangat ditentukan oleh penguatan sumber daya manusia pertanian dan kerja kolektif seluruh elemen pertanian. Mentan Amran juga menyebut percepatan swasembada pangan dilakukan melalui transformasi menyeluruh di sektor pertanian, termasuk penguatan SDM dan penyuluhan pertanian.
Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menegaskan bahwa penguatan SDM menjadi kunci dalam mengawal target swasembada pangan berkelanjutan dan peningkatan daya saing pertanian nasional. Menurutnya, aparatur pertanian harus mampu bekerja profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat. Humas BBPP Ketindan
Diterbitkan di lajurpertanian.com dan megapolitannews.com


