Telp/Fax 0341-927123 / 429725

|

Perkuat SDM Pertanian Modern, Kementan Latih Brigade Pangan di Sumenep

Nadif
Jun 20, 2026

Sumenep – Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia pertanian melalui penyelenggaraan Pelatihan Teknis Brigade Pangan di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada 17–19 Juni 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung percepatan swasembada pangan nasional melalui penguatan kelembagaan petani yang adaptif terhadap teknologi serta mampu mengelola usaha tani secara profesional dan berkelanjutan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pembangunan pertanian modern membutuhkan sumber daya manusia yang mampu mengikuti perkembangan teknologi dan memiliki kemampuan manajerial yang baik.

“Petani harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus memiliki kemampuan manajerial dan kewirausahaan agar usaha pertanian semakin produktif dan menguntungkan,” ujar Mentan Amran.

Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti mengatakan Brigade Pangan memiliki peran penting sebagai motor penggerak transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern, produktif, dan berdaya saing.

“Brigade Pangan diharapkan menjadi penggerak pembangunan pertanian sekaligus mampu menciptakan peluang usaha yang memberikan nilai tambah bagi anggotanya,” kata Arsanti.

Brigade Pangan merupakan kelembagaan petani yang berperan dalam pengelolaan usaha pertanian modern, peningkatan produksi pangan, penguatan ketahanan pangan daerah, serta mendorong keterlibatan generasi muda di sektor pertanian.

Pelatihan di Sumenep merupakan bagian dari rangkaian pelatihan Brigade Pangan yang diselenggarakan BBPP Ketindan di berbagai wilayah Jawa Timur. Kegiatan ini diikuti anggota Brigade Pangan dari sejumlah kecamatan dengan materi yang mencakup penguatan kewirausahaan, manajemen keuangan, serta manajemen budidaya padi, termasuk teknik pemupukan berimbang dan pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, saat membuka kegiatan menekankan pentingnya peningkatan kapasitas kelembagaan Brigade Pangan agar mampu berkembang menjadi unit usaha pertanian yang mandiri dan profesional.

“Pelatihan ini sangat diperlukan untuk meningkatkan kemampuan kewirausahaan dan administrasi keuangan Brigade Pangan sehingga dapat berkembang menjadi kelembagaan yang mandiri dan profesional,” ujarnya.

Selama pelatihan berlangsung, peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi, studi kasus, dan praktik lapangan. Fasilitator BBPP Ketindan, Agus Wahana, menyampaikan bahwa antusiasme peserta menjadi modal penting dalam mempercepat penerapan ilmu yang diperoleh di lapangan.

Salah satu peserta, Rasyidi dari Brigade Pangan Rajawali Sumekar Kecamatan Ganding, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru yang dapat diterapkan untuk memperkuat tata kelola kelembagaan dan usaha tani yang dikelolanya.

“Kami mendapatkan banyak pengetahuan baru yang dapat diterapkan untuk memperkuat pengelolaan Brigade Pangan dan usaha tani di lapangan,” ungkapnya.

Melalui pelatihan ini, Brigade Pangan diharapkan semakin kompeten dalam mengelola usaha pertanian modern, meningkatkan produktivitas pangan, serta menjadi ujung tombak pembangunan pertanian dalam mewujudkan swasembada pangan nasional yang berkelanjutan. Agus Wahana/ Ali Sutopo*

Diterbitkan di https://megapolitannews.com/2026/06/20/perkuat-sdm-pertanian-modern-kementan-latih-brigade-pangan-di-sumenep/

Similar Post