Telp/Fax 0341-927123 / 429725

|

Sinergi UPT Kementan Gelar Sertifikasi Asisten Manajer Produksi Agribisnis

Nadif
Jul 19, 2026

Malang – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang menggelar sertifikasi kompetensi skema Asisten Manajer Produksi Agribisnis bagi 20 mahasiswa dan tenaga pendidik pada 15–18 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Pertanian dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) pertanian yang siap kerja, profesional, dan mampu bersaing di dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Sertifikasi tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun untuk memastikan lulusan vokasi pertanian memiliki kompetensi yang terukur, diakui secara profesional, serta sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Pelaksanaan sertifikasi melibatkan asesor dari Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan, yakni Laila Nuzuliyah dan Nining Hariyani yang mengampu bidang Manajemen Agribisnis. Materi uji kompetensi mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Nomor 32 Tahun 2017 Bidang Manajemen Agribisnis dan SKKNI Nomor 149 Tahun 2020 Bidang Manajemen SDM.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa penguatan kualitas SDM pertanian merupakan faktor penting dalam mewujudkan pertanian modern yang maju dan berdaya saing global.

“Transformasi pertanian modern membutuhkan SDM unggul yang adaptif terhadap inovasi dan teknologi, serta memiliki kompetensi yang terukur dan tersertifikasi,” ujar Mentan Amran.

Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menyampaikan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan langkah strategis untuk menyiapkan lulusan vokasi pertanian yang siap kerja, adaptif, dan profesional.

Dalam proses sertifikasi, para asesi menjalani tahapan praasesmen, asesmen melalui tes tertulis dan Daftar Instruksi Terstruktur (DIT), hingga penetapan keputusan asesmen sesuai prinsip asesmen yang berlaku. Asesor juga menggali kompetensi asesi melalui pertanyaan yang memuat dimensi kompetensi, meliputi task skill, task management skill, job role environment skill, dan transfer skill.

Asesor BBPP Ketindan Nining Hariyani menjelaskan bahwa tugas asesor adalah mengumpulkan bukti-bukti kompetensi yang ditunjukkan asesi selama proses asesmen sesuai standar unit kompetensi yang dipersyaratkan.

“Kami berharap para asesi terus meningkatkan kompetensi dan siap menghadapi persaingan kerja yang semakin kompetitif seiring perkembangan teknologi dan kebutuhan industri,” katanya.

Melalui sertifikasi ini, Polbangtan Malang berharap lulusan tidak hanya memiliki kemampuan teknis di bidang agribisnis, tetapi juga memiliki pengakuan kompetensi yang dapat meningkatkan daya saing di pasar kerja.

Sinergi antara Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), Polbangtan Malang, BBPP Ketindan, dan Kementerian Pertanian diharapkan terus diperkuat untuk mencetak SDM pertanian yang unggul, profesional, dan berdaya saing dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan. Nining Hariyani/Laila Nuzuliyah*

Diterbitkan di https://megapolitannews.com/2026/07/19/sinergi-upt-kementan-gelar-sertifikasi-asisten-manajer-produksi-agribisnis/

Similar Post