Gerakkan Pertanian Ramah Lingkungan dan Pembuatan Asap Cair

Sektor pertanian merupakan sektor penting dalam menopang kehidupan manusia yang sangat bergantung pada faktor teknis dan lingkungan. Selama bertahun-tahun sistem pertanian yang ada selalu mengandalkan penggunaan bahan kimia yang berbahaya untuk meningkatkan hasil atau produksi pertanian. Hal ini menuntut adanya penerapan teknologi yang dapat mengoptimalkan hasil tanpa menimbulkan degradasi pada lingkungan.

Salah satu inovasi yang dilakukan adalah penerapan sistem pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan. Agar teknologi yang diterapkan dapat diaplikasikan dilingkungan petani maka perlu adanya metode yang tepat untuk mengkomunikasikan teknologi ini terhadap petani. Sejumlah 35 petani padi, tembakau dan jagung dari Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, melaksanakan kunjungan dan study banding untuk mengetahui lebih jelas "Pertanian Ramah Lingkungan dan Pembuatan Asap Cair".

Para petani yang didampingi oleh Harry selaku penyuluh didaerah tersebut berharap bahwa ilmu yamg didapat agar dikembangkan oleh petani yang sesuai dengan prinsip sistim pertanian ramah lingkungan tetap diterapkan. Hasil pelaksanaan kegiatan akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Disamping pembelajaran tentang teknik ramah lingkungan, peserta belajar untuk pembuatan asap cair yang sangat efektif dalam pemberantasan hama. Hal positif dari petani terhadap teknologi yang diberikan. Selain itu terjadi peningkatan keragaman dan populasi hayati dilingkungan lahan pertanaman yang sangat penting artinya bagi daur alami bahan organik dan pengendalian organisme pengganggu tanaman secara alami. Produk pertanian yang dihasilkan memiliki citarasa yang lebih enak.

 

Bagikan Artikel :