MEMBEKALI JIWA KEWIRAUSAHAAN SISWA SMK-PP MENJELANG LULUS SEKOLAH

Banyak ditemui dilapangan   siswa  maupun mahasiswa terutama jurusan pertanian  setelah menyelesaikan sekolah tidak bekerja alias menganggur dan jumlahnyapun tidak sedikit, hal demikian disebabkan  terbatasnya lapangan kerja, terlalu banyaknya angkatan kerja  sehingga timbul persaingan dalam lapangan kerja, disamping itu belum siapnya angkatan kerja dari segi kemampuan dan keterampilan. Bimbingan Teknis  adalah salah satu program dari Pusat Pendidikan dan Stadarisasi dan Sertifikasi (Pusdikdarkasi) Badan SDM Petanian Jakarta yang dikerjasamakan dengan Balai Besar Pelatihan Pertanian Ketindan Malang Jatim, yang mempunyai tujuan membekali  keterampilan berwirausaha   para siswa SMK-PP sebelum lulus sekolah agar memiliki kompetensi dibidang kewirausahaan.

Bimbingan keterampilan yang diberikan berupa kegiatan Diklat dengan menggunakan pola  5 - 10, 5 hari dikampus 10 hari di lapangan, dengan catatan sebelum diklat dimulai dilakukan Asesment terlebih dahulu untuk menjaring atau untuk mengetahui kompetensi apa yang dibutuh kan untuk mengembangan atau rencana tindak lanjut  di lokasinya masing – masing, sehingga materi yang akan diberikan  memberikan manfaat dan dapat ditindak lanjuti sebagai usaha nanti setelah lulus dari sekolah.  Kegiatan assessment ini dilakukan terhadap seluruh  peserta sehingga keterampilan peserta akan lebih terfokus dan lebih ditekuni sehingga sehabis mengikuti bimtek betul – betul terampil dan dapat mengatasi masalah yang akan timbul nanti.
Pelaksanaan Asesment dilakukan di kampus BBPP Ketindan, dilakukan sebelum  kegiatan Bimtek laksanakan dengan cara peserta mengisi formulir/ kuwessener yang sudah disapkan oleh panitia, Formulir/ Kuwessener berisikan materi – materi keterampilan yang sudah disiapkan panitia, disamping itu dipersilakan peserta mengusulkan kompetensi/ keterampilan yang betul-betul dibutuhkan.
Pembimbingan teknis  dilakukan dua tahapan, tahapan pertama  bimbingan dilakukan di kampus Balai diklat, disini semua peserta mendapatkan bimbingan secara umum menyangkut keterampilan  hasil assesment dan berbagai produk olahan komoditas, baik produk olahan dari hortikultura dan produk olahan dari  komoditas pangan dengan menggunakan metode penjelasaan dan praktek di laboratorium,  dan tahapan yang kedua adalah tahapan  bimbingan keterampilan khusus yaitu keterampilan yang dibutuhkan  yang dipilih sewaktu dilakukan assesment dengan menggunakan metoda magang di perusahaan yang telah dipilihkan panitia. Diperusahaan terpilih peserta mengikuti  kegiatan  perusahaan dari persiapan alat dan bahan sampai pemasarkan produknya.
 
Langkah – langkah kegiatan selama 10 hari diperusahaan yaitu : 1 hari perkenalan  dengan  pemilik perusahaan dan  karyawan serta  penjelasan  tata tertif bekerja   dan pengenalkan  tempat, alat, bahan yang akan digunakan dalam bekerja.
Hari kedua dilakukan evalusi awal kemampuan  dengan memberikan tugas mempraktekkan salah satu  tahapan  produksi oleh  fasilitator lokal yaitu orang diberi tugas memfasilitasi karyawan  oleh Manajer atau pemilik perusahaan itu sendiri. Selanjutnya  peserta terus mengikuti memproduksi / membantu  karyawan setempat  menjalankan tugasnya.
 
Selama kegiatan  memproduksi/ hari ke 3,4,5  peserta  dibimbing oleh karyawan  untuk  memproduksi produk.  Dan setelah hari ke lima dilakukan evaluasi  untuk mengetahui perkembangan magang dengan cara menyerahkan sepenuhnya tugas karyawan  yang bersangkutan kepada peserta untuk menggantikan tugasnya sementara dan pada saat bersamaan dilakukan penilaian , bila penilaian menunjukkan  maka secara bergantian antara karyawan dan peserta magang melaksanakan tugas tersebebut. Kegiatan tersebut dilakukan secara bergantian / secara rotasi pada  proses produksi.
 Pada akhir kegiatan dilakukan evalusi performansi yaitu peserta magang ditugasi secara mandiri untuk melakukan produksi dengan pengawasan fasilitator, bila ada bagian yang dianggap belum  terampil maka diminta mengulangi  kegiatan tesebut sampai betul-betul terampil.
Kegiatan ini dilakukan berulang – ulang maka  semua peserta  dalam evalusi performasi dinyatakan terampil, sehingga peserta magang berhak menerima sertifikat magang dari Perusahaan dengan katagori kompeten. Dalam bentuk tanggung jawab Perusahaan maka   perusahaan yang siap menerima peserta magang  menjadi karyawannya, bila  lulus sekolah.

Sebagai penghargaan atas prestasi peserta Bimtek, BBPP Ketindan menyerahkan sebagian  Peralatan yang dibutuhkan ( perajang, Blender, mixer dll) dengan harapan peserta Bimtek dapat menindak lanjuti hasil Bimtek di lokasinya masing - masing.

Bagikan Artikel :