Malang – Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan menggelar kegiatan Peningkatan Etos Kerja dan Penguatan Integritas Pegawai pada Jumat (2/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat budaya kerja profesional, disiplin, dan berintegritas di lingkungan Kementerian Pertanian.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh jajaran struktural, pejabat fungsional, ketua kelompok substansi, ketua tim kerja, serta seluruh pegawai BBPP Ketindan.
Dalam sambutannya, Kepala BBPP Ketindan, Nurul Qomariyah menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras seluruh pegawai sepanjang tahun 2025 serta mengucapkan Selamat Tahun Baru 2026.
“Memasuki tahun 2026, mari kita sambut dengan optimisme, semangat pantang menyerah, dan komitmen untuk terus meningkatkan kinerja demi meraih prestasi yang lebih baik,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa etos kerja dan integritas merupakan fondasi utama dalam membangun organisasi yang profesional, terpercaya, dan berorientasi pelayanan publik. Seluruh pegawai BBPP Ketindan dituntut untuk mengimplementasikan nilai-nilai ASN BerAKHLAK, khususnya integritas, profesionalitas, dan orientasi pelayanan.
“Setiap tugas adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan dedikasi,” tegasnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan pentingnya etos kerja tinggi dan integritas di lingkungan Kementerian Pertanian serta menegaskan agar seluruh aparatur bekerja sesuai target serta menjauhi praktik korupsi.
“Kerja dengan baik, nonstop, sesuai target. Satu lagi jangan korupsi,” tegas Mentan Amran.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, bahwa peningkatan kompetensi SDM ini sejalan dengan program pemerintah.
“Kami ingin meningkatkan kemampuan SDM untuk mendukung pengembangan pertanian yang berkelanjutan dan berdaya saing,”kata Santi.
Sepanjang tahun 2025, BBPP Ketindan mencatat sejumlah capaian membanggakan, di antaranya meraih Peringkat III Keterbukaan Informasi Publik Lingkup Eselon II Kementerian Pertanian serta memperoleh predikat Inovator melalui inovasi MICESSLA pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2025.
Capaian tersebut, menurut Kepala BBPP Ketindan, harus menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat budaya kerja positif, serta menjaga integritas di setiap lini pelayanan.
Melalui kegiatan ini, seluruh pegawai diharapkan mampu melakukan refleksi diri, memperkuat komitmen pribadi, serta menumbuhkan semangat kerja yang lebih disiplin, produktif, dan berintegritas.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan Komitmen ASN Mendukung Pembangunan Zona Integritas dan Penandatanganan Komitmen Penerapan Core Values ASN BerAKHLAK sebagai ajakan kepada seluruh pegawai untuk menjadikan integritas sebagai budaya dan etos kerja sebagai identitas dalam memberikan pelayanan terbaik bagi kemajuan pertanian Indonesia. Humas BBPP Ketindan


